Konawe Raya

PT Tambang Indonesia Sejahtera Bagikan 2,5 Ton Beras kepada Warga di Desa Bangun Jaya

2956
×

PT Tambang Indonesia Sejahtera Bagikan 2,5 Ton Beras kepada Warga di Desa Bangun Jaya

Sebarkan artikel ini
Pembagian beras PT TIS kepada masyarakat Desa Bangun Jaya dan sekitarnya. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KONSEL – Sebagai bentuk komitmen sosial atas kehadirannya di wilayah Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, PT Tambang Indonesia Sejahtera (TIS) membagikan bantuan beras sebanyak 2,5 ton kepada masyarakat setempat dan wilayah sekitarnya yang berkebun di desa ini. Masing-masing kepala keluarga mendapatkan 2 karung beras berukuran 5 kilogram.

Bantuan beras ini diserahkan secara langsung oleh Direktur Utama PT TIS La Ode Kais didampingi Direktur Wa Ode Suliana beserta jajaran manajemen perusahaan dan disaksikan langsung oleh mitra strategis perusahaan di halaman Basecamp Perusahaan di Desa Bangun Jaya, Selasa (23/9/2025).

Pemberian bantuan beras ini mendapat respon positif dari pemerintah Kabupaten Konawe Selatan yang dihadiri dan disaksikan oleh Camat Lainea beserta perangkatnya.

Selain sebagai bentuk komitmen sosial, pembagian beras ini juga dilakukan perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan pemerintah pusat yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Masyarakat desa mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya kepada perusahaan TIS atas bantuan yang diberikan ini. Mereka menilai meskipun jumlah bantuan yang diterima tidak banyak jumlahnya tapi bisa meringankan beban ekomomi keluarga.

“Saya sangat berterimakasih kepada perusahaan ini (PT TIS, red) atas pemberian beras secara gratis ini karena bisa sedikit meringankan perekonomian kami. Perusahaan ini sangat menguntungkan kami sebagai masyarakat kecil,” ucap Wa Ode Novianti, salah satu warga penerima manfaat beras yang bermukim di dusun IV Desa Bangun Jaya.

Baca Juga :  DPM PTSP Konawe Utara Salurkan 50 Paket THR untuk PNS dan P3K, Perkuat Solidaritas Menyambut Idulfitri 1447 Hijriah

Novianti mengaku, bukan kali pertama ia menerima bantuan beras dari perusahaan. Ini kali keempat sejak kehadiran perusahaan di desa. Di sisi lain, kehadiran perusahaan juga dianggap memberikan dampak positif kepada masyarakat. Sudah ada beberapa orang masyarakat desa yang dipekerjakan oleh perusahaan.

“Kehadiran perusahaan di sini sangat menguntungkan bagi kami masyarakat, terutama kami bisa dapat pekerjaan di sini tidak ada yang merugikan kami, malahan banyak bantuan dan manfaat kami terima,” katanya.

Dalam kegiatan pembagian beras ini, PT TIS menyiapkan sebanyak 2,5 ton beras yang sudah dikemas dalam karung sebanyak 500 karung dengan ukuran 5 kilogram. Beras dibagikan kepada 195 orang kepala keluarga dari Desa Bangun Jaya, masing-masing 10 kilogram (dua karung), selebihnya dibagikan kepada masyarakat dari Desa Lakarama dan Wangkolabu Pulau Towea, Kecamatan Towea, Kabupaten Muna, yang memiliki lahan perkebunan di Desa Bangun Jaya dan ada di sekitar area penambangan perusahaan.

“Bantuan beras dari PT TIS ini sangat membantu kami masyarakat kecil di sini. Maka dari itu, sangat-sangat berterima kasih sekali dengan perusahaan bisa membantu kami. Sudah empat kali kami terima bantuan beras dari PT TIS ini,” ujar Wa Salfina, warga dusun I Desa Bangun Jaya.


Sementara itu, Direktur Utama PT TIS, La Ode Kais, menjelaskan bakti sosial kepada masyarakat ini merupakan kewajiban perusahaan meskipun saat ini belum sepenuhnya melakukan aktivitas. Tapi kepentingan masyarakat adalah hal yang utama bagi perusahaan.

Baca Juga :  Gebyar Expo Inovasi Desa Konawe 2025, Cara Yusran Akbar Hidupkan Ekonomi Desa dan UMKM

“Perusahaan ini lahir dari masyarakat Desa Bangun Jaya, jadi kepentingan masyarakat adalah yang utama. Apalagi saya sebagai putra daerah asli di sini, sehingga sudah sepatutnya memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan dan kepentingan masyarakat di sini, agar masyarakat bisa tumbuh sejahtera dan desa kita ini maju,” katanya, usai menyerahkan bantuan beras ini.

Dikatakan, ke depan jika perusahaan sudah melakukan kegiatan operasional sepenuhnya, kemungkinan besar perusahaan bisa memberikan bantuan-bantuan lain, baik dari segi infrastruktur di desa maupun pengembangan sumber daya manusia di wilayah setempat dan sekitarnya.

“Jika pada saatnya nanti perusahaan sudah bisa berjalan dengan baik, saya sudah komitmen dengan masyarakat bahwa yang menjadi hak dan pendapatan akan saya berbagi dengan masyaraka, khususnya di Desa Bangun Jaya ini dan desa sekitarnya. Apalagi saya merupakan putra daerah asli di sini,” tutur La Ode Kais.

Sebagaimana arahan dari pemerintah, perusahaan juga berkomitmen untuk membangun persatuan dan kesatuan masyarakat, budaya gotong royong, serta ketertiban. Di sisi lain, PT TIS berkomitmen bagaimana bisa memberikan dukungan dan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat. Termasuk seperti pembagian beras ini.

“Selain program pembagian beras seperti ini, ke depan kalau perusahaan sudah beraktivitas sepenuhnya, kami akan mencoba bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui dana CSR, supaya bisa mengena atau berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tegas Kais.

Baca Juga :  Kepala Desa Torobulu Bantah Keras Tudingan Jual Tanah Negara: "Itu Fitnah!"

Untuk itu, ia memohon doa dan dukungan masyarakat setempat agar perusahaan ini bisa beroperasi dengan baik dan lancar tidak ada hambatannya, sehingga bisa dinikmati bersama-sama dengan masyarakat pula hasilnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wa Ode Suliana selaku Direktur PT TIS, menyatakan bahwa bakti sosial berbagi dengan masyarakat Desa Bangun Jaya sudah menjadi agenda terencana dari perusahaan setiap triwulan. Ini merupakan triwulan ke tiga pada tahun 2025 ini.

“Merupakan suatu kesyukuran hari ini kami bisa turun dan berbagi langsung kepada masyarakat. Ini kesempatan kami juga untuk bersilaturahmi dengan masyarakat,” ucapnya.

Sebagai pelaku investasi, lanjut dia, manajemen perusahaan akan selalu berkomitmen untuk bisa berkontribusi kepada masyarakat, sesuai kemampuan. Oleh itu, dukungan dan doa masyarakat sangat berarti dalam kegiatan perusahaan agar bisa beroperasional dengan lancar dan aman.

“InsyaAllah kami tidak bisa menjanjikan banyak hal, tetapi dimana Pak Direktur Utama saat ini sebagai putra daerah asli di Desa Bangun Jaya ini pasti memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi. Ruang-ruang komunikasi terkait kebutuhan tentu lebih cepat untuk diserap dan ditindaklanjuti,” pungkasnya.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!