Hukum & Kriminal

Seorang Pemuda di Kendari jadi Korban Pembacokan, Pelaku Diduga Mahasiswa

203
×

Seorang Pemuda di Kendari jadi Korban Pembacokan, Pelaku Diduga Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Aksi brutal seorang mahasiswa di Kota Kendari nyaris merenggut nyawa seorang pemuda bernama MCA (18). Insiden berdarah ini terjadi pada Selasa malam, 18 November 2025, sekitar pukul 21.00 Wita di sebuah asrama di Lorong Salangga, Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu.

Korban, yang merupakan warga Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, diserang secara tiba-tiba oleh seorang pria yang baru dikenalnya di tempat kejadian perkara (TKP). Penyerangan dilakukan dengan menggunakan botol kaca dan senjata tajam (sajam).

Menurut keterangan korban, peristiwa bermula saat ia diajak rekannya, Aldo, untuk mengunjungi sebuah asrama. Di dalam kamar asrama tersebut, Aldo bersama beberapa rekannya, termasuk terduga pelaku, sedang menggelar pesta minuman keras.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Bupati Koltim sebagai Tersangka Penerima Suap Setelah OTT, Begini Kronologisnya

Merasa tidak nyaman, MCA berpamitan untuk pulang. Namun, tanpa alasan yang jelas, salah seorang rekan Aldo yang diketahui sebagai mahasiswa di salah satu universitas ternama di Kendari, langsung menyerang MCA dari belakang menggunakan botol kaca. Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menyerang korban dengan sebilah sajam.

Beruntung, MCA masih sempat menangkis serangan tersebut, meski mengakibatkan luka sabetan di lutut dan telapak tangan kanannya. Usai melakukan penyerangan, pelaku langsung melarikan diri.

Baca Juga :  Dr. Sofyan Laporkan Akun Medsos Tiktok Tie Saranani Dugaan Pencemaran Nama Baik

MCA kemudian dilarikan ke RSUD Abunawas untuk mendapatkan perawatan medis. “Saya tidak tahu apa masalahnya. Tiba-tiba saja pelaku menyerang dari belakang,” ujar MCA saat dirawat di rumah sakit.

Orang tua korban, MI, yang didampingi kerabatnya, telah melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Poasia pada Rabu dini hari, 19 November 2025.

“Ini kasus yang tidak biasa. Pelakunya harus segera mempertanggung jawabkan segala perbuatannya. Ini sudah masuk perencanaan pembunuhan karena pelaku membawa sajam saat kejadian,” tegas MI seraya meminta polisi secepatnya mengungkap tuntas kasus ini.

Baca Juga :  BNN Kota Kendari Razia THM Jelang Pilkada, 4 Pengunjung Dinyatakan Positif Sabu

Orang tua korban berharap polisi segera menangkap pelaku dan mengungkap tuntas kasus ini. Ini sudah masuk kategori percobaan pembunuhan.

“Kami harap polisi segera melakukan tindakan hukum atas insiden ini, karena membahayakan nyawa seseorang,” tegasnya.

Aipda Haswar dari Polsek Poasia menyatakan bahwa laporan telah diterima dan akan segera diteruskan ke penyidik untuk proses lebih lanjut.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!