KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pemerintah Kota Kendari dibawah kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota, Siska Karina Imran – Sudirman, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional berkat pelayanan aduan masyarakat call center 112.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, Wali Kota Kendari, Hj.Siska Karina Imran diundang secara khusus oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital untuk hadir di acara puncak Digi Wive 2025.
Dalam undangan tersebut, Wali Kota Kendari sekaligus untuk menerima penghargaan sebagai salah satu mitra Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital kategori Dukungan Layanan Call Center Terbaik 112 Tahun 2025.
Acara Digi Wive di pusatkan Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, No. 17 Gambir, DKI Jakarta, pada Kamis, 18 Desember 2025.
Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto, saat dikonfirmasi, membenarkan informasi terkait rencana penerimaan penghargaan oleh Wali Kota Kendari itu.
Dia menyatakan bahwa Ibu Wali Kota Siska Karina Imran telah bertolak ke Jakarta hari ini (Selasa, 16/12) untuk menghadiri acara puncak bertajuk “Digi Wave 2025 itu sekaligus menerima penghargaan.
“Jadi, ibu wali kota alhamdulillah di undang oleh Komdigi menerima penghargaan, sebagai salah satu daerah dengan layanan call center terbaik di Indonesia,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).
Sahuriyanto mengungkapkan, berdasarkan informasi, hanya ada tiga kota se- Indonesia yang menerima penghargaan tersebut, salah satunya Kota Kendari.
“Undangannya sudah tersebar dan Ibu Wali sudah menerima secara resmi undangannya, pasti beliau yang hadir menerima langsung,” kata Mantan Kepala Dinas Pertanian ini.
Layanan kedaruratan call center 112 Pemkot Kendari diluncurkan sejak 100 hari kerja masa kepemimpinan Siska Karina Imran dan Sudirman setelah dilantik pada Februari lalu.
Sahuriyanto menjelaskan layanan Call Center 112 merupakan komitmen nyata Pemkot Kendari melalui Siska Karina Imran dan Sudirman sejak resmi menjabat, dalam memberikan pelayanan publik yang responsif secara gratis 1×24 jam yang terintegrasi di seluruh OPD lingkup Pemkot Kendari maupun pada lembaga atau badan pemerintah lain yang menjadi mitra Pemkot Kendari.
“Apapun keluhan masyarakat yang disampaikan melalui Call Center 112, Pemkot Kendari akan melayani dengan baik dan langsung didistribusikan ke OPD teknis atau lembaga terkait untuk menyelesaikan secara cepat oleh tim tanggal cepat masing-masing,” terangnya.
Layanan Call Center 112 Pemkot Kendari berhasil mengintegrasikan 38 jenis layanan pengaduan, diantaranya penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui Dinas Sosial, kebencanaan melalui BPBD Kota Kendari, pohon tumbang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hingga laporan kejahatan seperti tawuran dan balap liar yang berkoordinasi dengan pihak terkait.
Sampai saat ini, data yang dihimpun Call Teker atau Petugas Teknis Call Centre 112 , terdapat 3.218 panggilan masuk sepanjang November 2025. Dari total panggilan masuk, 2.527 di antaranya merupakan panggilan valid, sementara 691 sisanya tercatat sebagai panggilan tidak valid atau ghost call. Secara persentase, tingkat panggilan valid mencapai 79 persen, angka yang disebut sebagai capaian positif oleh Dinas Kominfo.
Peningkatan angka panggilan tersebut menunjukkan peningkatan kualitas layanan sekaligus tingginya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan darurat 112 milik Pemkot Kendari.
Laporan: Hasrul Tamrin











