KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka resmi menunjuk dan menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan sejumlah pejabat untuk mengisi kekosongan pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Ruang Pola Kantor Gubernur, Senin (26/5/2025).
Satu diantara 13 pejabat yang menerima amanah gubernur tersebut adalah dr. Hj. Asridah Muladdim. Dia dipercaya menakhodai Dinas Kesehatan (Dinkes) menggantikan Usniah M.Kes yang dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sultra.
Gubernur menyebutkan bahwa pergantian atau pengisian jabatan ini merupakan hal biasa dalam sistem pemerintahan sebagai bentuk refleksi kepemimpinan.
Namun demikian, ia mengingatkan pejabat yang dilantik dan tidak dilantik agar tidak berkecil hati dan jangan berbangga hati. Karena semua akan dievaluasi kinerjanya setiap triwulan atau tiga bulan sekali.
“Saya bersama Ir. Hugua (wakil gubernur) hari ini melantik dan ada yang bergeser. Ini mekanisme biasa dan akan kita evaluasi setiap tiga bulan. Artinya kalau (Kadis, red) bekerja degan baik maka pasti akan berlanjut, saya tidak melihat latar belakang, tetapi saya melihat integritas dan kerja keras kita,” ungkap Gubernur Andi Sumangerukka.
Atas amanah yang diberikan, dr. Hj. Asridah menyatakan dirinya siap menjalankan amanah Gubernur Sultra. Terutama memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi seluruh masyarakat Bumi Anoa (sebutan untuk Sultra) dan akan melanjutkan estafet kepemimpinan yang sudah ada dalam meraih cita-cita Pemprov Sultra.
“Pastinya juga siap melanjutkan yang sudah ada. Hal-hal yang perlu kita perbaiki kita perbaki, yang sudah baik kita lanjutkan. Hal yang menjadi pesan gubernur adalah tidak boleh ada orang atau masyarakat yang tidak terlayani karena tidak memiliki dana. Jika tidak memiliki dana tetap dilayani 100 persen. Kalau tida memiliki JKN, maka itu akan menjadi tanggungjawab kami, bahkan gubernur siap memberikan tanggungan,” ujarnya.
Mantan Dirut RSUD Kota Kendari menambahkan, kendatipun ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan namun terkendala biaya, Gubernur Sultra siap memberikan bantuan.
“Alhamdulillah, beliau menyatakan kalau ada yang keterbatasan akses dana, layani dia saya yang bayar,” ungkap dr Asridah mengutip penyataan Gubernur Sultra.
Ia menyatakan akan bekerja keras semaksimal mungkin dalam amanah ini. Dan ingin dedikasikan pikiran serta karya-karya untuk kemaslahatan orang banyak.
“Semoga dengan kehadiran kita di dunia ini (Dinkes, red) bisa banyak memberikan manfaat yang baik kepada sesama masyarakat,” ucapnya.
Sebagai langkah awal dalam mengembang tugas ini, ia akan menindaklanjuti arahan gubernur terkait pembuatan kartu kesehatan untuk masyarakat yang belum memiliki kartu sehat.
“Sekarang lagi dirancang kartu untuk kesehatan, untuk masyarakat yang tidak memiliki kartu JKN, dengan kartu itu bisa dilayani dengan baik. Itu akan dialokasikan melalui APBD. Paling terpenting fokus saya sekarang bagaimana seluruh masyarakat Sultra bisa terlayani kesehatan baik yang memiliki dana ataupun tidak,” pungkasnya.
Laporan: Hasrul Tamrin











