Ekobis

Kisah Sumarni, Remaja Asli Muna Barat jadi Community Officer Inspirasi Masyarakat Inklusi

383
×

Kisah Sumarni, Remaja Asli Muna Barat jadi Community Officer Inspirasi Masyarakat Inklusi

Sebarkan artikel ini
Sumarni (jaket orange) bersama ke-dua orang tuanya saat hadir dalam momen Media Kitchen Tour Kendari, 6 Mei 2025. (Foto: Ist/KR)
Sumarni (jaket orange) bersama ke-dua orang tuanya saat hadir dalam momen Media Kitchen Tour Kendari, 6 Mei 2025. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Kesuksesan program pendampingan dan pemberdayaan ibu-ibu nasabah BTPN Syariah terletak di tangan para Community Officer (CO) atau petugas lapangan. Sebab, nasabah dibina dan didampingi sejak awal proses, hingga ibu-ibu yaitu nasabah mencapai setiap mimpinya.

Community Officer berperan sebagai role model dalam membangun empat karakter unggul nasabah yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS).

Tugas Community Officer medampingi kurang lebih 40 sentra nasabah, masing-masing terdiri dari 10-20 nasabah.

Sumarni, adalah salah satu remaja asal Muna Barat yang saat ini tengah meniti karier sebagai Community Officer di BTPN Syariah, di mana profesi yang dipilihnya, sesuai dengan karakter dirinya. Sebuah pekerjaan penting yang bernilai positif.

Menurut perempuan yang sudah melayani masyarakat inklusi sejak September 2022 ini, pekerjaannya dapat memberi warna dihidupnya dan makna yang nyata dengan memberikan kesempatan ibu-ibu Indonesia agar semakin berdaya dan mewujudkan kehidupan yang lebih berarti.

“Saya bersyukur melihat nasabah berjuang dari nol tumbuh dan sukses seperti sekarang. Bagi saya, hal itu sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai. Saya menjadi bankir yang memberdayakan masyarakat inklusi untuk mewujudkan mimpi-mimpi nasabah,” ungkap Sumarni, dalam pertemuan khusus Media Kitchen Tour Kendari, pada Selasa, 6 Mei 2025, lalu.

Baca Juga :  Ayo! Bayar E-BPHTB Bisa Lebih Cepat dan Mudah Lewat Virtual Account Bank Sultra

Sumarni mendampingi ibu-ibu nasabah melalui kumpulan atau Pertemuan Rutin Sentra (PRS). Agenda rutin setiap dua minggu sekali itu juga menjadi momen Sumarni menanamkan sikap BDKS kepada ibu-ibu nasabah agar berani belajar menerima tantangan dan selalu disiplin menjalani hidup, baik untuk membangun usaha dan urusan pribadi.

Pekerjaan mulia Sumarni didukung sepenuhnya oleh ke-dua orang tuanya. Ibu dari Sumarni, Wa Ode Ndopili mengaku bahagia dengan sang anak yang sudah mendapatkan pekerjaan di bank atau sebagai bankir saat ini.

“Saya senang anak saya dapat bekerja di bank seperti sekarang,” ucap Ndopili.

Dari segi kepribadian, sambung Ndopili, sang anak lebih bertumbuh setelah menjadi Community Officer di BTPN Syariah. Menurutnya, Sumarni lebih pandai dan berani untuk berbicara di depan publik.

“Selain itu, Sumarni juga sekarang lebih disiplin dan mandiri. Saya rasa semua ini karena pengalaman Sumarni bekerja sebagai Community Officer di BTPN Syariah,” ujar Ndopili.

Tak hanya itu, dengan pekerjaannya sebagai Community Officer di BTPN Syariah, Sumarni juga membantu perekonomian keluarga.

Baca Juga :  Telkomsel Hadirkan Program 'Nonton Pasti SIMPATI' dengan Ragam Paket Spesial Kuota Besar

“Dengan Sumarni bekerja di BTPN Syariah, Sumarni sekarang lebih perhatian dengan keluarga dan dapat membantu perekonomian keluarga, mengirimkan uang setiap bulan untuk orang tua, dan membantu membayar kuliah adiknya,” tutur Ndopili.

Bukan hanya berdampak untuk diri sendiri dan keluarga, Ndopili juga terharu melihat pekerjaan sang anak yang memberikan manfaat bagi ibu-ibu nasabah melalui pendampingan yang dilakukan setiap kumpulan dua minggu sekali.

Sumarni juga mendapatkan dukungan penuh dari sang ayah, La Una. Tak hanya bangga karena Sumarni bekerja sebagai bankir di BTPN Syariah, La Una juga terharu melihat Sumarni bermanfaat dan membawa kebaikan bagi warga sekitar melalui pekerjaannya sebagai Community Officer.

“Saya senang anak saya sudah bekerja sebagai bankir di BTPN Syariah sekaligus menebar kebaikan dengan memberdayakan langsung ibu-ibu nasabah inklusi di Kota Kendari. Saya berdoa semoga anak saya dapat lebih sukses lagi ke depannya dan saya selalu pesan kepada Sumarni untuk selalu sopan dalam melayani nasabah,” ungkap La Una.

Corporate & Marketing Communication Head BTPN Syariah, Ainul Yaqin, menambahkan bahwa BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklus yang memberikan akses keuangan dengan menyediakan layanan perbankan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat, dan juga akses pengetahuan dengan memberikan program pemberdayaan yang berguna untuk mengembangkan usaha dan mencapai kehidupan yang lebih berarti.

Baca Juga :  IDE by Indosat Business Berkolaborasi dengan YOOV untuk Dukung Kemajuan UMKM Indonesia

“Bahwa program pemberdayaan BTPN Syariah itu menciptakan Community Officer sebagai role model dan pendamping bagi ibu-ibu nasabah. Keteladanan Community Officer ini adalah cara untuk membawa perubahan perilaku kepada nasabah yang kami layani. BTPN Syariah membuka kesempatan bagi putri daerah untuk menjadi karyawan Bank dengan paket komplet, dan berbagai benefit, mulai dari tempat tinggal, transportasi, dan benefit yang bersaing lainnya untuk menunjang pekerjaan Community Officer,” jelas Ain.

Sebagai informasi, jumlah Community Officer di Sulawesi Tenggara sudah mencapai sekitar 132 dan telah melayani lebih dari 25 ribu nasabah yang seluruhnya adalah ibu-ibu, dengan pembiayaan yang tersalurkan lebih dari Rp69 miliar per kuartal I 2025.

Pembiayaan yang tersalurkan ini tak lepas dari peran para Community Officer yang telah membuka akses yang lebih luas lagi bagi masyarakat inklusi di Indonesia berupa akses keuangan dan pengetahuan untuk mewujudkan hidup yang lebih berarti.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!