KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Upaya pengendalian inflasi pangan di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus digencarkan oleh Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan Kabupaten Buton Selatan dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan di Sultra Tahun 2024.
Penandatanganan ini dilakukan di sela-sela Seminar Nasional 4th Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara (Forkestra) 2024 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (26/9/2024).
Yusup menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk menekan laju inflasi di Sultra.
“Kerjasama ini akan memungkinkan adanya subsidi silang antara Kota Kendari dan Buton Selatan, khususnya di sektor perikanan. Harapannya, langkah ini dapat membantu mengendalikan inflasi,” ujarnya.
Senada dengan Yusup, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Doni Septadijaya, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sudah berjalan sejak Tahun 2020.
“Tahun lalu, Bank Indonesia mendorong pariwisata Sultra yang merata dan berkelanjutan melalui penerapan stabilisasi ekonomi, ekonomi hijau, dan tata biaya perekonomian. Tahun ini, kami mengangkat tema ‘Mendorong Aglomerasi Industri dan Kerjasama Antar Daerah untuk Meningkatkan Perekonomian Sulawesi Tenggara yang Berkelanjutan’,” jelas Doni.
Ia menambahkan, tema tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong stabilisasi ekonomi dengan tepat dan berdampak bagi Indonesia.
Forkestra 2024 dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pelaku industri, dan mahasiswa se-Kota Kendari. Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk berkolaborasi dan melahirkan solusi inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi di Sultra.
Laporan: Hasrul Tamrin











