Pemkot Kendari

Pemkot Kendari Dukung Program Pemerintah Pusat Komdigi Pembatasan Akses Platform Digital bagi Anak

215
×

Pemkot Kendari Dukung Program Pemerintah Pusat Komdigi Pembatasan Akses Platform Digital bagi Anak

Sebarkan artikel ini
Kadis Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menunjukkan komitmennya dalam melindungi generasi muda di era digital dengan mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terkait pembatasan akses platform digital bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Pemerintah Kota Kendari menyatakan kesiapan menindaklanjuti kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital yang akan menonaktifkan akses akun anak pada sejumlah platform digital yang dinilai berisiko tinggi.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada anak dari berbagai potensi dampak negatif di ruang digital.

“Kebijakan ini sangat penting untuk melindungi anak dari paparan konten yang tidak layak, kecanduan gawai, hingga potensi eksploitasi di dunia maya. Pada prinsipnya kami di daerah sangat mendukung langkah ini,” ujar Sahuriyanto, Minggu (8/3/2026).

Baca Juga :  12 Negara Asia Pasifik Bakal Kirim Delegasi di Kota Kendari Pada Forum UCLG ASPAC 2026

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkot Kendari melalui Kominfo akan melakukan berbagai langkah konkret secara bertahap, salah satunya dengan memperkuat program literasi digital bagi pelajar, orang tua, dan tenaga pendidik.

Program tersebut akan difokuskan pada peningkatan pemahaman mengenai penggunaan internet yang sehat, aman, dan bertanggung jawab bagi anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Selain itu, Kominfo Kota Kendari juga akan menggandeng pihak sekolah untuk memperluas edukasi terkait keamanan digital serta pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak di dunia maya.

Baca Juga :  Pertama Kali, Pemkot Kendari Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dengan Predikat Informatif

“Kami akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah agar edukasi literasi digital dapat menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran maupun sosialisasi di lingkungan pendidikan,” jelasnya.

Tidak hanya melibatkan institusi pendidikan, Kominfo juga berencana menggandeng komunitas teknologi informasi, organisasi masyarakat, serta lembaga perlindungan anak guna membangun ekosistem digital yang lebih aman bagi generasi muda di Kota Kendari.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong peningkatan kesadaran orang tua agar lebih aktif dalam mengawasi penggunaan perangkat digital oleh anak-anak di rumah.

Menurut Sahuriyanto, perkembangan teknologi digital sejatinya memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan dan kreativitas anak. Namun tanpa pengawasan yang tepat, teknologi juga berpotensi membawa dampak negatif terhadap perkembangan psikologis maupun sosial anak.

Baca Juga :  Siska-Sudirman Paripurna jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari Terpilih

Karena itu, Pemkot Kendari berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan nasional yang bertujuan memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

“Kami berharap kebijakan ini tidak hanya menjadi aturan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya perlindungan anak di dunia digital,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Kendari optimistis penggunaan internet di kalangan anak dapat lebih terarah, aman, serta memberikan manfaat positif bagi perkembangan generasi muda di tengah pesatnya transformasi digital.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!