KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Keberhasilan Pemerintah Kota Kendari membangun ekosistem pemerintahan digital ternyata menarik perhatian daerah lain. Kali ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang, Kalimantan Timur, melakukan kunjungan studi tiru ke Diskominfo Kota Kendari, Senin (6/7/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari berbagai inovasi tata kelola digital yang telah diterapkan Pemerintah Kota Kendari, mulai dari pengelolaan media sosial, layanan Call Center 112, hingga pengembangan super apps berbasis pelayanan publik.
Kepala Diskominfo Kota Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, S.Pi., M.Si, mengatakan
kunjungan studi tiru ini dilakukan karena Kota Kendari menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil mengembangkan ekosistem digital yang terintegrasi dan layak dijadikan contoh.
“Kami memang datang untuk melakukan studi tiru, terutama terkait tata kelola digital yang sudah berjalan di Diskominfo Kota Kendari. Salah satu yang sangat menginspirasi kami adalah pengelolaan media sosial yang terintegrasi. Capaian hingga jutaan viewers merupakan prestasi yang luar biasa dan menjadi referensi bagi kami untuk diterapkan di Kota Bontang,” ujarnya.
Selain pengelolaan media sosial, rombongan juga mempelajari sistem layanan Call Center 112 Kota Kendari yang dinilai telah memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat dan pernah meraih peringkat ketiga terbaik secara nasional dalam pengelolaan layanan pengaduan.
Andi mengungkapkan, berbagai pengalaman yang dibagikan Diskominfo Kota Kendari akan menjadi bekal berharga untuk memperkuat transformasi digital di Kota Bontang.
“Kami mendapatkan banyak masukan yang sangat bermanfaat dari Pak Kadis Kominfo Kendari. Semua ini akan menjadi oleh-oleh yang akan kami kembangkan di Pemerintah Kota Bontang,” katanya.
Tak hanya itu, Diskominfo Bontang juga tertarik mempelajari pengembangan super Apps yang telah diterapkan Kota Kendari. Menurut Andi, Bontang saat ini tengah menyiapkan peluncuran aplikasi super Apps yang mengintegrasikan sembilan perangkat daerah.
Ia mengaku mendapat inspirasi baru dari konsep super apps Kota Kendari yang menghubungkan layanan dengan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Masukan ini sangat baik bagi kami. Ke depan, fitur berbasis PBB akan kami pertimbangkan dalam pengembangan aplikasi karena dapat menjadi strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Nantinya masyarakat bisa mengakses berbagai layanan, termasuk CCTV, layanan rumah sakit, hingga pembayaran PBB dalam satu aplikasi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menyambut hangat kunjungan rombongan Pemerintah Kota Bontang. Ia mengaku bangga karena berbagai inovasi digital yang dikembangkan Kota Kendari mendapat perhatian dari daerah lain.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran Pak Kadis Kominfo Bontang bersama rombongan. Kota Bontang merupakan salah satu daerah yang berkembang di Kalimantan Timur dengan masyarakat yang sudah melek digital. Semoga kunjungan ini semakin mempererat kerja sama antardaerah dalam pengembangan pemerintahan berbasis digital,” ujarnya.
Sahuriyanto berharap hubungan baik yang terjalin melalui kunjungan tersebut dapat berlanjut dengan kunjungan balasan dari Pemerintah Kota Kendari ke Kota Bontang, sehingga kedua daerah dapat saling bertukar pengalaman dan memperkuat inovasi pelayanan publik berbasis digital.
Laporan: Hasrul Tamrin











