Muna

Pemkab Muna Mengadakan Pasar Murah Akhir Tahun 2025 Terbesar dalam Sejarahnya

1043
×

Pemkab Muna Mengadakan Pasar Murah Akhir Tahun 2025 Terbesar dalam Sejarahnya

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan pasar murah serentak di buka oleh Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil Ndoasa di Desa Labasa kecamatan Tongkuno Selatan, Foto : LM Nur Alim

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna mengadakan pasar murah akhir tahun 2025 yang merupakan pasar murah terbesar dalam sejarah Kabupaten Muna.

Pelaksanaan pasar murah serentak di buka oleh Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil Ndoasa di Desa Labasa kecamatan Tongkuno Selatan, Sabtu (27 Desember 2025).

Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil Ndoasa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Muna melaksanakan pasar murah akhir tahun 2025 serentak diseluruh desa Kabupaten Muna yang Insya Allah dilaksanakan mulai pada 27-28 Desember 2025 yang merupakan kolaborasi beberapa organisasi perangkat daerah (Dinas Perdagin, Dinas Ketapang, Inspektorat dan POL PP), pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dengan koordinator Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

“Sumberdana berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 2 juta perdesa. Jumlah sasaran adalah 40 KK perdesa,” kata Asrafil usai pembukaan pasar murah, Sabtu (27/12/2025).

Pasar murah ini menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Muna, La Ode Sairuddin, menindaklanjuti hasil kesepakatan rapat koordinasi pemantapan pelaksanaan pasar murah akhir tahun 2025 tanggal 18 Desember 2025 yang dipimpin oleh Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil Ndoasa yang dihadiri oleh para Camat dan Kepala Desa serta Kepala OPD terkait.

Baca Juga :  Wagub Sultra dan Bupati Muna Getarkan Dunia Lewat Festival Liangkabori Untuk Sultra

“Pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru serta membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, pasar murah dilaksanakan dalam bentuk penjualan paket barang pokok bersubsidi yang bersumber dari anggaran Alokasi Dana Desa berbentuk paket komoditas.

“Paket pasar murah berisikan beras, telur, gula pair dan minyak goreng,” tuturnya.

Ia membeberkan, untuk wilayah daratan Muna harga beras medium 10 kg 1 karung dengan harga pasaran Rp 145.000 mendapatkan subsidi Rp 30.000 jadi harga jual pasar murah Rp 115.000. telur ayam ras 1 rak harga pasaran Rp 58.000 dengan subsidi Rp 10.000 jadi harga jual pasar murah Rp 48.000, gula pasir 1 kg harga pasaran Rp 18.000 dengan subsidi Rp 5.000 jadi harga jual pasar murah Rp 13.000, minyak goreng kemasan 1 liter harga pasaran Rp 23.000 dengan subsidi Rp 5.000 jadi harga jual pasar murah Rp 18.000.

“Total paket harga pasaran Rp 244.000 dan mendapat subsidi satu paket pasar murah 50.000 dengan total paket pasar murah bera, telur, gula, dan minyak goreng Rp 194.000,” cetusnya.

Baca Juga :  Bachrun Labuta Bidik Lagi PKB Menjadi Sasaran Kelima untuk Maju sebagai Calon Bupati Muna

Sementara untuk wilayah daratan Muna bagian timur harga beras medium 10 kg 1 karung dengan harga pasaran Rp 145.000 mendapatkan subsidi Rp 30.000 jadi harga jual pasar murah Rp 115.000. telur ayam ras 1 rak harga pasaran Rp 60.000 dengan subsidi Rp 10.000 jadi harga jual pasar murah Rp 50.000, gula pasir 1 kg harga pasaran Rp 18.000 dengan subsidi Rp 5.000 jadi harga jual pasar murah Rp 13.000, minyak goreng kemasan 1 liter harga pasaran Rp 23.000 dengan subsidi Rp 5.000 jadi harga jual pasar murah Rp 18.000.

“Total paket harga pasaran Rp 246.000 dan mendapat subsidi satu paket pasar murah 50.000 dengan total paket pasar murah bera, telur, gula, dan minyak goreng Rp 196.000,” ucapnya.

Sairuddin menghimbau kepada para Camat agar menugaskan para Kepala Desa di wilayahnya masing-masing untuk mendata dan mengarahkan warganya yang kurang mampu non ASN untuk menyiapkan, membawa foto copy Kartu Keluarga (KK) dan berbelanja paket barang pokok di Pasar Murah Akhir Tahun dengan menyiapkan dana sebesar Rp. 194.000,-paket untuk wilayah Muna Daratan dan Rp. 196.000 untuk Wilayah Muna Timur Seberang.

Baca Juga :  BPN Muna Mulai Gelar Program PTSL di Kecamatan Tongkuno, Targetkan 250 Bidang Tanah di Dua Desa

“Setiap Desa memperoleh paket sembako sebanyak 40 paket dan kepada para camat agar menugaskan para Kepala Desa untuk menyiapkan anggaran Alokasi Dana Desa masing-masing sebesar Rp.2.000.000,-untuk mensubsidi 40 paket sembako tersebut sehingga masing-masing desa mengumpulkan harga pembelian paket sembako dari KK penerima manfaat sebesar (Rp. 194.000-X 40KK) Rp.7.760.000,- dan subsidi dari ADD sebesar Rp.2000.000, sehingga totalnya Rp.7.760.000 Rp.2.000.000 Rp.9.760.000,- untuk wilayah daratan dan untuk Wayah,” terangnya.

“Mana Temur Seberang yattu (Rp. 196.000, X 40KK) Rp. 7.640.000-dan subsidi dari ADD sebesar Rp 2.000.000,-sehingga totalnya Rp.7.840.000,- Rp. 2.000.000-Rp 9.840.000-,” sambungnya.

Sairuddin menyampaikan, untuk distribusi paket sembako Pasar Murah Akhir Tahun yaitu di Kantor Kecamatan masing-masing dan para Camat agar menugaskan para Kepala Desa untuk mengambil paket sembakonya di Kantor Kecamatan masing-masing dengan menyerahkan harga paket sesuai wilayahnya.

Laporan : LM Nur Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!