Pemkot Kendari

Kaleidoskop 2025: 31 Titik Infrastruktur Jalan di Kendari Mulus dalam Setahun

213
×

Kaleidoskop 2025: 31 Titik Infrastruktur Jalan di Kendari Mulus dalam Setahun

Sebarkan artikel ini
(Foto: Hasrul/KolomRakyat.Com)

Bukti Komitmen Kepemimpinan Wali Kota Kendari – Wakil Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Sudirman Membangun Infrastruktur Jalan Melalui APBD 2025

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Wajah infrastruktur Kota Kendari terus bersolek, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang dipimpin oleh Wali Kota Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Sudirman mencatatkan prestasi gemilang dalam pembangunan infrastruktur jalan, dalam kurun waktu setahun terakhir.

Selama tahun 2025, Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah berhasil menyelesaikan pengaspalan pada 31 titik ruas jalan di berbagai wilayah kota. Langkah ini bukan sekadar perbaikan aspal, melainkan upaya strategis untuk memperlancar denyut nadi ekonomi warga dari kelurahan hingga pusat kota.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen wali kota dan wakilnya untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini tentu tidak terlepas dari komitmen kepemimpinan keduanya untuk menjadikan Kota Kendari sebagai kota layak huni (livable city) di tahun 2029 sesuai visi mereka saat pencalonan diri sebagai pemimpin daerah ini.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, Muhammad Almuna Mande, mengungkapkan bahwa pengerjaan jalan tahun ini mencakup berbagai skema, mulai dari rehabilitasi jalan rusak hingga peningkatan jalan yang sebelumnya masih berupa rintisan.

Baca Juga :  Wali Kota Kendari Pimpin Patroli Cipta Kondisi Bersama 220 Pasukan Gabungan, Dijadwalkan Setiap Sabtu Malam

“Sekitar 31 titik poros jalan sudah kami selesaikan. Fokusnya beragam, ada yang pengerjaan rehabilitasi, dan ada satu-dua titik yang merupakan pembukaan jalan baru yang sebelumnya sudah ada rintisannya, tinggal kita tingkatkan,” ujarnya, saat ditemui di kantornya, Rabu (24/12/2025).

Muhammad Almuna Mande. (Foto: Agus/RadarKendari.Com)

Dia menyatakan bahwa pencapaian ini tidak tercapai dengan mudah, butuh kerja keras seluruh tim dan perencanaan yang sudah dilewati bersama pihak-pihak terkait.

“Selama tahun ini, kami bekerja keras dan terkoordinasi dengan baik untuk menuntaskan setiap proyek pengaspalan jalan. Kami selalu memprioritaskan ruas-ruas jalan yang kondisinya rusak parah dan menjadi akses penting bagi warga Kota Kendari. Tentunya ini tidak terlepas dari arahan dan kebijakan wali kota dan wakil wali kota,” katanya

Almuna Mande bilang, proyek pengaspalan ini meliputi berbagai jenis jalan, mulai dari jalan lingkungan, jalan penghubung antar kelurahan, hingga jalan utama yang sering dilalui kendaraan atau masyarakat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Berkurban Sapi Simental untuk Warga Kendari Seberat 873 Kilogram

Beberapa ruas jalan yang berhasil diaspal, antara lain Jalan Antero Hamra di sekitar Mall The Park Kendari, Jalan Pramuka, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Balai Kota III Kadia, Jalan Lorong Jambu Anggoeya, Jalan Dowiawi Benubenua, Jalan Bunga Tanjung Lahundape, Jalan Jati Mekar, Jalan Kedondong Pasar Anduonohu, serta Jalan H. Latama Punggolaka.

Selanjutnya, jalan Budi Utama, jalan Pulau Panda, jalan Nanga-nanga ICM, jalan Perkuburan Lalodati, jalan Konggoasa, jalan Banda (Latama), jalan Batas Kota Tabanggele, jalan Merpati, jalan Belibis, jalan Haeba Dalam, dan jalan Kehutanan.

“Dengan selesainya pengaspalan ini, diharapkan akan meningkatkan aksesibilitas, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan perjalanan bagi warga,” jelas Almuna.

Proyek-proyek pengerjaan jalan tersebut selain menggunakan APBD Kota Tahun 2025, pembangunan juga didukung oleh Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit pemerintah pusat. Dua proyek yang menyerap anggaran cukup besar dan menjadi perhatian utama Pemkot Kendari adalah Jalan Kedondong, Kelurahan Anduonuhu, Poasia, yang dibuat menjadi dua jalur untuk mengurai kemacetan di area Pasar Andonohu, serta Jalan Budi Utomo.

Baca Juga :  Hadiri Rakernas Apeksi Ke-XVII, Pj Wali Kota Kendari Selaraskan Program Pembangunan dengan Pusat

Khusus untuk Jalan Latama, pengerjaannya dialihkan dan dituntaskan melalui sinergi dengan Balai Jalan Nasional (BJN) karena adanya dukungan anggaran pusat yang lebih besar, lengkap dengan pembangunan drainase yang komprehensif.

Meskipun banyak jalan telah diperbaiki melalui pemeliharaan rutin, pemerintah kota menyadari bahwa beberapa ruas memerlukan penanganan permanen. Jalan Budi Utomo, misalnya, telah direncanakan untuk dikembangkan menjadi dua jalur pada tahun 2026.

“Kami sudah siapkan perencanaannya. Saat ini memang masih dilakukan pemeliharaan rutin, namun ke depan akan ada pembongkaran untuk dijadikan dua jalur agar lebih representatif dan tahan lama,” tambah Almuna.

Lebih dari sekadar aspal, komitmen Wali Kota Kendari tidak berhenti pada jalanan saja. Program infrastruktur 2025 ini merupakan paket lengkap yang menyasar tiga masalah utama kota: jalan, drainase, dan penanganan kawasan banjir.

Dengan tuntasnya 31 ruas jalan ini, Pemerintah Kota Kendari berharap aksesibilitas warga semakin meningkat, biaya logistik menurun, dan kenyamanan berkendara di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara ini semakin terjamin, hingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!