/*
Breaking News
*/
Muna

Dewan Pembina AP2 Sultra Minta Pemkab Muna Evaluasi Izin Perkebunan Sawit di Muna

2725
×

Dewan Pembina AP2 Sultra Minta Pemkab Muna Evaluasi Izin Perkebunan Sawit di Muna

Sebarkan artikel ini
Dewan Pembina AP2 Sultra La Ode Hasanuddin Kansi. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Dewan Pembina Lembaga Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Sulawesi Tenggara, La Ode Hasanuddin Kansi, dengan tegas meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna untuk segera mengevaluasi kembali izin perusahaan Kelapa Sawit yang beroperasi di daratan Kabupaten Muna.

Pasalnya, menurut Hasan, masuknya perkebunan Kelapa Sawit PT Krida Agri Sawita (KAS) tidak memberikan sistem yang bisa mensejahterakan masyarakat Muna.

Baca Juga :  Disambut Lautan Masyarakat Kunjungi Pasar Laino Raha, Presiden Jokowi Beli Pisang Muna

“Tindakan perusahaan mulai dari harga pembelian lahan masyarakat sudah sangat tidak masuk akal hingga dampak ekonomi masyarakat muna kedepan akan terkendala, yang mayoritas masyarakatnya adalah petani,” kata Hasan, melalui keterangan persnya, Kamis (3/4/2025).

Dia menyampaikan, bila seluruh tanah yang produktif dan subur diserahkan kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit maka hanya menyisakan masa depan yang suram sebagai buruh tani dan bisa berujung pada pengangguran permanen karena sudah tak memiliki lagi tanah untuk bekerja sebagai petani.

Baca Juga :  Bachrun Labuta Komitmen Berpasangan dengan Asrafil di Pilkada Muna, Hargai Surat Tugas Partai Demokrat

“Dimana masyarakat Muna mayoritas bertani dan jika lahan sudah dipenuhi tanaman kelapa sawit, lalu dimana lagi masyarakat akan bertani?,” tuturnya.

Sebagai putra asli Muna, Hasan mengatakan, bahan pangan Kabupaten Muna mayoritas masuk dari luar daerah dengan harga yang sulit dikendalikan oleh Pemkab Muna sehingga AP2 Sultra mendukung penuh langkah yang diambil Bupati dan Wakil Bupati Muna, Bachrun Labuta dan La Ode Asrafil Ndoasa untuk memprioritaskan pembangunan kepada pertanian terutama jagung, hortikultura, peternakan, dan perikanan.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Lohia Merancang Destinasi Wisata Karamba Ikan di Danau Napabale

“Langkah itu, selain menciptakan kemandirian pangan Kabupaten Muna, juga bisa menghidupkan lapangan pekerjaan disektor pertanian,” pungkas Hasan.

 

 

Laporan: LM Nur Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!