Muna

Bupati Muna Resmi Melantik 6.932 P3K Paruh Waktu Pemkab Muna

1092
×

Bupati Muna Resmi Melantik 6.932 P3K Paruh Waktu Pemkab Muna

Sebarkan artikel ini
Bupati Muna Bachrun Labuta saat memberikan SK pelantikan P3K Paru Waktu, Foto : LM Nur Alim.

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna dibawah komando Bupati Muna Bachrun Labuta, resmi melantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dilapangan upacara kantor Bupati Muna, Rabu (21 Januari 2026).

Terlihat sebanyak 6.932 P3K paruh waktu dilantik dan diberikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan oleh Bupati Muna Bachrun Labuta didampingi Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil Ndoasa, Sekda Muna Eddy Uga, serta Kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sementara 75 orang yang dinyatakan lulus P3K paru waktu belum dilantik akibat dari 71 belum mengisi DRA dan 4 orang masih proses pemberkasan.

Baca Juga :  BPN Muna Menetapkan 13 Desa Sasaran Program Sertipikat Tanah PTSL Tahun 2026

Bupati Muna Bachrun Labuta dalam sambutannya, mengatakan, bahwa P3K paruh waktu yang sudah dilantik bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap mulai hari ini, kita berada dalam satu barisan untuk membangun dan memajukan Kabupaten Muna kearah yang lebih baik lagi sesuai dengan tugas masing-masing,” kata Bachrun diacara pelantikan itu.

Dirinya selalu berpikir, bagaimana menciptakan kemajuan untuk berpenghasilan cukup dengan memajukan perekonomian daerah Kabupaten Muna.

Baca Juga :  Kelurahan Laende Juara I Lomba Kebersihan Antar Kelurahan Se- Kabupaten Muna

“Bekerjalah sesuai dengan penempatan, tidak ada alasan dan titipan pejabat. Bila ada halangan, silahkan berkoordinasi dengan pimpinan dikantornya masing-masing,” ujarnya.

Sebagai orang nomor satu di bumi sowite, Bupati Muna tidak ada niat untuk membayar gaji P3K paruh waktu dengan angka Rp 0 rupiah. Ia hanya berpikir, mengakomodir ribuan orang bila tidak masuk P3K paruh waktu maka akan terjadi gejolak.

Baca Juga :  RPJMD Kabupaten Muna Barat 2025-2029 Fokus Pada Sektor Unggulan dan Infrastruktur

“Bayangkan kalau yang 4 ribuan orang tidak diakomodir paruh waktu. Maka tidak ada peluang untuk menjadi ASN penuh waktu kedepan dan saya tidak ingin menutup rezki orang untuk mencarai rezeki itu. Makanya saya terima,” ucapnya dengan lantang.

“Kita harus mensyukuri nikmat yang datang, karena dengan mensyukuri maka Allah akan menambahkan dengan caranya sendiri,” sambungnya.

Laporan : LM Nur Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!