KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Muna mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) evaluasi kinerja semester I dan rencana aksi semester II di Kantor wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berlangsung dari tanggal 16 sampai 17 Juli 2025.
Rakerda itu mengusung tema ‘Menguatkan Arah, Menyatukan Langkah dalam Optimalisasi Kinerja Menuju Layanan Pertanahan Elektronik Yang Berkualitas’ resmi dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Pudji P. Hadi secara daring atau online meeting.
Di akhir pelaksanaan Rakerda ini, pada Kamis (7/7), BPN Provinsi Sultra juga mengumumkan hasil monitoring dan evaluasi capaian kinerja kantor BPN Kabupaten/Kota se- Sultra pada semester I dirangkaikan dengan pemberian penghargaan dan cenderamata. Hasilnya, BPN Kabupaten Buton Selatan mendapat kinerja terbaik I, disusul BPN Kabupaten Kolaka Utara mendapat kinerja terbaik II dan kantor BPN Kabupaten Muna berhasil meraih kinerja terbaik III.
Dalam sambutannya Sekjend Pudji P. Hadi mengingatkan kembali untuk meneguhkan core bisnis Kementerian ATR/BPN adalah pelayanan.
“Jadi saya mohon, saya meminta tolong kepada bapak/ibu, tuan dan raja kita adalah masyarakat, apabila ada masyarakat yang datang tolong ditemui, tolong dilayani dengan baik. Masyarakat yang datang pasti memiliki kepentingan dengan kementerian ATR/BPN,” kata Pudji via daring, Rabu (16/07/2025).
Sejalan dengan arahan yang diberikan Sekjen ATR/BPN, pihak Kanwil BPN Prov. Sultra melalui Kepala Kanwil BPN Sultra Ir. Rahmat juga menekankan komitmennya untuk memperbaki kualitas kinerja, termasuk pelayanan.
“kita ingin membangun kualitas data, karena itu akan jadi pondasi dalam melakukan pelayanan berikutnya, baik pelayanan pertanahan maupun perencanaan pembangunan yang lain,” ungkapnya yang disambut penuh semangat oleh peserta Rakerda.
Sementara, kepala BPN Kabupaten Muna Muhammad Ali Mustapah, menyampaikan rasa bangganya kepada jajaran dan pegawai atas penilaian Kanwil BPN Prov. Sultra.
“Kami memperoleh kinierja terbaik III dari 17 kantor pertanahan kabupaten/kota se – Sulawesi Tenggara. Semoga capaian ini dapat kami tingkatkan lagi disemester 2, terutama dalam peningkatan kualitas data berupa penyelesaian data siap elektronik dan penyelesaian sertipikasi tanah wakaf dan rumah ibadah lainnya,” ucapnya dengan nada optimis.
Laporan: LM Nur Alim











