KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Muna melakukan tes urine kepada sejumlah wartawan dalam kegiatan workshop penguatan kapasitas kepada insan media untuk mendukung kota tanggap acaman narkoba di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna, Senin (17 November 2025).
Selain insan media atau wartawan yang bekerja di Muna, pegiat media sosial dan pegawai kantor jasa pengiriman juga ikut dilakukan tes urine sebagai peserta kegiatan workshop.
Dalam sambutannya, Kepala BNNK Muna Muhammad Ridwan Zain, mengatakan, awak media menjadi hal yang penting dalam upaya menghentikan peredaran gelap narkoba karena menjadi pilar ke empat demokrasi yakni, eksekutif, legislatif, yudikatif, dan media pers.
“Dari semua peserta hasilnya negatif, baik insan pers, pegiat media sosial, dan jasa pengiriman. Langkah ini sebagai langkah pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba,” kata Ridwan di acara itu.
Sebelumnya melakukan tes urine kepada wartawan dan pihak lain, Ridwan menyampaikan, telah melakukan bersih-bersih dinternal BNN sendiri dengan melakukan tes urine dan hasilnya semua negatif.
“Kegiatan ini bersifat penguatan untuk mendukung kota tanggap acaman dari narkoba. Bagaimana mau memberantas kalau dinternal belum diperiksa, makanya kita bersih-bersih dinternal terlebih dahulu, sebelum pihak lain,” ujarnya
Dia berharap dengan kegiatan ini bisa mencegah peredaran narkoba yang dilakukan bersama insan pers maupun pegiat media sosial dan jasa pengiriman tidak membantu sebagai alat pengiriman barang haram narkoba.
“Ayo kita gotong royong memberantas peredaran gelap narkoba,” ajaknya.
Sementara Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Raha, Muhammad Asril Yasin, menyatakan bahwa Rutan Kelas IIB Raha berkomitmen penuh untuk terus menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di Kabupaten Muna.
“Peran kami adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem yang lebih besar untuk menciptakan lingkungan yang bebas narkoba. Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Mari bergandengan tangan untuk melindungi generasi penerus bangsa dari bahaya laten ini dan mewujudkan Kabupaten Muna yang bersih, sehat, dan produktif,” ucapnya.
Laporan: LM Nur Alim











