KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan sosialisasi Penanggulangan Radikalisme bagi Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) di lingkungan Polda Sultra Tahun Anggaran 2024, Selasa (24/9/2024).
Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Kepala Biro SDM Polda Sultra, Kombespol Arief Fitrianto S.H., S.I.K., M.M., dan dihadiri oleh Kabagwatpers SDM Polda Sultra, serta personel Bagwatpers Biro SDM. Sebanyak 100 peserta dari Ditsamapta, Satbrimob, dan Ditpolair Polda Sultra mengikuti kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Kombespol Arief Fitrianto menegaskan bahwa radikalisme merupakan ancaman serius terhadap keamanan negara dan ketertiban umum.
“Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota Polda Sultra tentang bahaya radikalisme dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi paham radikal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya. Ustad Dr. Daniel Lc, M.Thi., perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sultra, membahas paham radikalisme dari perspektif agama dan bagaimana agama sering disalahgunakan oleh kelompok radikal untuk menyebarkan ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Hamdani Piabang, juga memberikan materi terkait dengan bahaya radikalisme. Sementara itu, AKBP Selphanus Eko Widhi Nugroho, A. Md. PAR, S. M., Kasubdit 4 Ditintelkam Polda Sultra, memaparkan peran intelijen dalam mendeteksi dan menangkal aktivitas radikal di masyarakat. Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan yang cepat untuk mencegah aksi radikalisme berkembang menjadi tindakan terorisme.
Kompol Faried El Faruq, S. H. I., M.M., Kasubbidwaprof Bidpropam Polda Sultra, menyampaikan pentingnya disiplin dan integritas personel kepolisian dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam menghadapi ancaman radikalisme yang dapat menyusup ke berbagai elemen masyarakat.
Polda Sultra berkomitmen untuk menjaga keamanan dan stabilitas dengan meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap bahaya radikalisme melalui kegiatan-kegiatan seperti ini. Penanggulangan radikalisme harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya keamanan nasional yang kokoh.
Editor: Hasrul Tamrin











