KPU dan Bawaslu

Bersama Wakil Ketua Komisi II DPR RI, KPU Sultra Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan

229
×

Bersama Wakil Ketua Komisi II DPR RI, KPU Sultra Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
(Dok.KPU Sultra)

KOLOMRAKYAT.COM: KOLAKA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara menggencarkan program edukasi pemilihan bertajuk Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 dengan menyasar pemilih di Desa Kalaloa, Kabupaten Kolaka, Sabtu (18 Oktober 2025).

Acara sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Bahtra Banong.

Baca Juga :  KPU Provinsi Sultra Siap Hadapi Sengketa Gugatan Pilkada Serentak 2024

Kehadiran pejabat legislatif tingkat pusat ini menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat kualitas demokrasi di tingkat daerah, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran Ketua, Anggota, dan Sekretaris KPU Kabupaten Kolaka.

Anggota KPU Provinsi Sultra) Divisi Hukum (Kadiv Hukum), Asril, mengatakan peserta yang menjadi sasaran utama dalam sosialisasi ini mencakup berbagai elemen masyarakat, antara lain pemilih pemula, pemilih perempuan, dan pemilih penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Distribusi Logistik Pilkada di Pulau Kaledupa Selatan Menggunakan Perahu Bodi Batang

“Keragaman peserta ini menunjukkan upaya KPU untuk menjangkau dan memberikan pendidikan politik yang inklusif, memastikan setiap kelompok memiliki pemahaman yang memadai mengenai hak dan tanggung jawab mereka dalam proses pemilihan,” terangnya.

Disampaikan, sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan merupakan langkah strategis untuk memastikan masyarakat Kolaka memiliki pengetahuan yang mutakhir dan berkelanjutan mengenai regulasi, tahapan, dan mekanisme pemilihan, sehingga dapat berpartisipasi sebagai pemilih yang cerdas dan berintegritas.

Baca Juga :  Bawaslu Kendari Kembalikan 100 Juta Dana Hibah Pengawasan Pilkada ke Pemkot Kendari

“Harapan kita dengan sosialisasi ini pengetahuan kepemiluan masyarakat atau pemilih semakin baik, sehingga partisipasi pemilih juga ikut meningkatkan,” tandasnya.

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!