KOLOMRAKYAT.COM: MUNA BARAT – Anggota DPRD Kabupaten Muna Barat, La Ode Sariba, menyatakan akan menindaklanjuti kerusakan yang terjadi di SDN 2 Napano Kusambi. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memprioritaskan perbaikan sekolah tersebut dalam kebijakan penganggaran daerah.
“InsyaAllah, kita akan tindaklanjuti dengan cara mendesak Pemda agar diatensi dengan kebijakan penganggaran di daerah,” ujar La Ode Sariba, Selasa (3/12/2024).
Politisi Partai Nasdem ini menambahkan bahwa jika kerusakan tersebut memenuhi unsur kedaruratan, maka bisa dilakukan perbaikan dapat dianggarkan melalui jalur Dana Belanja Tidak Terduga atau BTT.
La Ode Sariba menjelaskan bahwa siklus perencanaan anggaran dimulai dari awal tahun melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kecamatan. DPRD kemudian melakukan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat, yang nantinya akan dibahas dalam forum lintas satuan kerja perangkat daerah atau Musrenbang Kabupaten.
“Sejak yang lalu kami juga sudah menyampaikan lewat kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna Barat agar seluruh kepala sekolah proaktif untuk melaporkan kondisi sekolah masing-masing secara periodik,” tegas La Ode Sariba.
Hal itu, lanjut dia, bertujuan untuk mencegah kejadian serupa di mana sekolah yang sudah dalam kondisi rusak parah baru dilaporkan setelah terjadi korban.
La Ode Sariba juga menekankan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) merupakan mitra kerja Komisi 3 DPRD Muna Barat. Hal ini menunjukkan komitmen DPRD untuk mengawasi dan mendukung sektor pendidikan di daerah.
Tanggapan La Ode Sariba ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret untuk memperbaiki kondisi SDN 2 Napano Kusambi dan memastikan keselamatan para siswa. Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur sekolah secara berkala untuk mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah di masa mendatang.
Sebelumnya media ini memberitakan bahwa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Napano Kosambi di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, mengalami kerusakan parah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Kondisi bangunan yang tidak layak ini membahayakan siswa, guru, dan seluruh civitas akademika.
Berdasarkan pantauan awak media ini, kerusakan sekolah tersebut meliputi beberapa bagian, yaitu dinding tembok yang retak, lantai, tiang, plafon, dan pintu. Seluruh dinding tembok setiap ruang kelas sudah mengalami keretakan. Beberapa kerusakan ini menjadi acaman keselamatan bagi peserta didik maupun guru sewaktu-waktu.
Laporan: Hasrul Tamrin











