KOLOMRAKYAT.COM: KONAWE KEPULAUAN – Komitmen dalam memperkuat perlindungan bagi pengguna transportasi laut kembali ditegaskan PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui kehadirannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan, pada Selasa (14/4/2026).
Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Konawe Kepulauan tersebut mengangkat agenda strategis terkait optimalisasi dan penataan tambatan kapal cepat di Pelabuhan Rakyat Langara, sebagai upaya meningkatkan standar pelayanan sekaligus keselamatan transportasi laut di wilayah kepulauan.
Kehadiran Jasa Raharja dalam forum resmi ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam memastikan setiap penumpang angkutan umum, khususnya moda laut, memperoleh jaminan perlindungan dasar sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sultra, Nur Akbar, didampingi Staf Iuran Wajib, Dedy Darma, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya legalitas operasional serta keteraturan sistem tambatan kapal.
Menurutnya, hal ini sangat berpengaruh terhadap kemudahan proses verifikasi data penumpang apabila terjadi risiko kecelakaan di laut.
“Kehadiran kami dalam RDP ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap langkah DPRD dan Pemerintah Daerah Konawe Kepulauan dalam menata tata kelola pelabuhan, sekaligus memastikan terpenuhinya hak-hak masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi laut,” ujar Nur Akbar.
RDP ini turut dihadiri oleh Dinas Perhubungan, otoritas pelabuhan, sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, serta perwakilan pemilik kapal cepat. Forum berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari para pemangku kepentingan.
Beberapa poin penting yang menjadi fokus pembahasan antara lain peningkatan fasilitas dermaga tambatan guna menjamin keamanan saat proses naik turun penumpang, serta pentingnya validasi data melalui manifest penumpang yang akurat.
Keberadaan data yang valid dinilai krusial sebagai dasar pemberian santunan apabila terjadi musibah, sekaligus memastikan seluruh penumpang menggunakan tiket resmi.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, diharapkan penataan Pelabuhan Langara dapat berjalan optimal, sehingga mampu menghadirkan layanan transportasi laut yang lebih aman, tertib, dan berkualitas bagi masyarakat yang beraktivitas keluar masuk wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan.
Editor: Hasrul Tamrin











