Kolom Sultra

Khofifah Indar Parawansa Silaturahmi Bersama Warga Sultra Asal Jawa Timur di Kendari

209
×

Khofifah Indar Parawansa Silaturahmi Bersama Warga Sultra Asal Jawa Timur di Kendari

Sebarkan artikel ini
Silaturahmi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama masyarakat Sultra asal Jawa Timur, di Kendari. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berasal dari Jawa Timur dalam kunjungannya di Kendari, pada Selasa malam (18/11/2025).

Acara silaturahmi ini menjadi bagian dari rangkaian misi dagang ke-48 dengan maksud mempererat hubungan kedaerahan juga memberi penguatan pasar antar daerah.

“Setiap misi dagang selalu kita merangkaikan dengan silaturahim. Ini sebenarnya juga untuk penguatan pasar bagi warga provinsi mitra yang berasal dari Jawa Timur. Sangat spesifik,” kata Khofifah, usai melakukan silaturahmi.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menekankan pentingnya akulturasi bagi warga Jawa Timur yang tinggal di Sultra, sambil tetap mempertahankan budaya asal.

“Mereka yang sudah ‘minum air bumi Mojopahit’ memiliki wawasan nusantara yang kuat. Kami berharap mereka dapat membangun akulturasi yang baik serta tetap melestarikan budaya Jawa Timur,” tambahnya.

Baca Juga :  Opini Liar Abaikan Fakta Lapangan, Direktur LMB Sultra Sesalkan Sikap Beberapa Pihak Terhadap PT TIS

Pertunjukan seni seperti Gandrung Banyuwangi, Ponorogo, dan Jaranan turut memeriahkan acara silaturahmi tersebut.

“Saya rasa indah atraksi budaya mereka dan itu artinya bahwa mereka meskipun sudah ber-KTP Sulawesi Tenggara, tetapi jiwa dan budaya Jawa Timur tidak ditinggalkan,” ucap Khofifah.

Khofifah juga menjelaskan bahwa Sulawesi Tenggara ini menjadi rute ke-48 dalam misi dagangnya, yang terjalin melalui proses bisnis matching yang efektif.

“Misi dagang ini bukan sekadar bim salah bim atau seremoni, tetapi hasil dari bisnis matching yang matang, sehingga seller dan buyer sudah terhubung sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemenparekraf dan Tina Nur Alam Beri Penguatan Kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif Subsektor Seni Musik

Misi dagang antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Rabu (19 November 2025), dengan agenda penandatanganan kerja sama di berbagai sektor bisnis.

Dalam sambutannya, Gubernur Wanita di Pulau Jawa ini juga berpesan kepada warga Sultra asal Jawa Timur agar bisa menyekolahkan anak-anaknya, terutama pada jenjang sekolah dasar hingga menengah pertama.

“Diskusi kami bersama Gubernur Sultra adalah fokus pada pendidikan. Sehingga warga Sulawesi Tenggara asal Jawa Timur saya mohon panjenengan juga memprioritaskan pendidikan putra-putri panjenengan. Bisa saja SD, SMP di sini, tapi SMA di Jawa Timur,” katanya.

Gubernur Jawa Timur ini mengatakan, kenapa ketika SMA harus di Jawa Timur karena di sana punya enam SMA Taruna, semuanya berasrama. Sehingga kalau bisa menyekolahkan putra-putrinya di SMA Taruna, maka sudah termasuk di dalamnya makan, minum, dan asrama.

Baca Juga :  Kapolda Sultra Kumpul Bersama Para Rektor se- Sultra untuk Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas

“Panjenengan enggak kepikiran putra-putri panjenengan bersama siapa atau kos di mana, enggak akan kepikiran seperti itu. Sepertinya, hanya Provinsi Jawa Timur yang memiliki SMA Taruna,” ungkapnya.

Semua SMA Taruna ini menggunakan APBD, maka 80 persen untuk warga Jawa Timur. Hanya 20% untuk non-Jawa Timur.

“Nah, kalau misalnya pemerintah sepakat bahwa ini akan menjadi prioritas kuota 20% itu bisa menjadi prioritas sebagian besar dari Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!