KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menyatakan dan menunjukkan dukungan penuh terhadap program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dukungan itu ditunjukkan langsung Gubernur Sultra dengan mengikuti secara virtual peresmian 1.061 KDMP se-Indonesia oleh Presiden RI yang dipusatkan di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Di Sultra, Gubernur Andi Sumangerukka menyaksikan langsung peresmian tersebut dari gerai KDMP Kelurahan Baruga, Kota Kendari, yang kini telah rampung dibangun dan siap beroperasi.
Gubernur ditemani langsung oleh Dandrem 147 Halu Oleo, Wakapolda Sultra, Ketua DPRD Provinsi Sultra, Staff Ahli Gubernur Sultra, Sekertaris Daerah Provinsi Sultra, Wali Kota Kendari, Kabinda, jajaran Forkopimda lain dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Usai mengikuti agenda nasional tersebut, Gubernur bersama jajaran Forkopimda Sultra dan Wali Kota Kendari meninjau langsung fasilitas gedung KDMP Baruga untuk memastikan kesiapan operasional koperasi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Gubernur Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa dari total KDMP yang tengah diproses di Sultra, sebanyak 75 unit telah rampung 100 persen dan siap diisi kebutuhan pokok dari pemerintah pusat.
“Hari ini peresmian Koperasi Merah Putih oleh Presiden sebanyak 1.061 unit. Di Sulawesi Tenggara yang sudah siap operasional seperti ini ada 75 unit. Sementara yang sedang berproses pembangunannya ada 771 unit,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran KDMP diharapkan menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat sekaligus penggerak ekonomi desa dan kelurahan. Pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota juga ikut mendukung penyediaan aset dan lahan untuk pembangunan koperasi.
“Ada beberapa daerah yang kesulitan mencari aset. Maka kami pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menyiapkan aset yang dimiliki untuk diserahkan kepada koperasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh gerai yang telah rampung ditargetkan mulai terisi pada pertengahan Juli mendatang setelah distribusi sembako dari pusat dilakukan secara bertahap.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sultra, La Ode Muhamad Shalihin, mengatakan saat ini terdapat 2.273 koperasi berbadan hukum di Sultra yang masuk dalam program KDMP.
Dari jumlah tersebut, 771 unit sedang dalam tahap pembangunan dan 75 unit telah selesai sepenuhnya. Pemerintah Provinsi Sultra menargetkan sebanyak 768 koperasi dapat rampung pada Agustus 2026.
“Targetnya Agustus nanti yang 100 persen sudah bisa selesai dan launching,” katanya.
Shalihin juga mengungkapkan bahwa program KDMP diproyeksikan membuka lapangan kerja baru di setiap wilayah. Setiap koperasi nantinya akan memiliki minimal satu manajer sebagai pengelola utama.
“Kalau satu koperasi satu manajer, berarti akan ada ribuan tenaga kerja yang terserap,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses rekrutmen pengelola koperasi saat ini sudah mulai berjalan, sementara distribusi perlengkapan dan kebutuhan operasional ditargetkan mulai dilakukan pada awal hingga pertengahan Juli 2026.
“Untuk perekrutan manajerial KDMP sekarang sedang berlangsung oleh pemerintah pusat, tinggal tunggu pengumuman saja,” pungkasnya.
Secara virtual, Presiden Prabowo dalam amanatnya menyampaikan bahwa KDKMP sudah dipersiapkan dan dimulai pembangunan fisik bangunannya di ribuan lokasi hingga ke daerah sejak November tahun lalu.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Sabtu, 16 Mei 2026, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih,” ucap Presiden saat meresmikan operasional KDKMP dilanjutkan dengan menekan tombol peresmian bersama-sama pejabat terkait.
Presiden mengungkapkan keberadaan KDKMP di berbagai lokasi akan membantu mendorong perekonomian Indonesia, mulai dari tingkat desa, dan juga turut mendukung kemandirian desa.
Dia menargetkan minimal 20 ribu koperasi sejenis dapat beroperasi mulai Agustus tahun ini.
“Dari seribu ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus, kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, kalau hanya sampai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang diketemukan di negara lain,” ungkap Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPR Ahmad Muzani serta sejumlah pejabat pemerintah lainnya. ** (Adv)
Editor: Hasrul Tamrin











