AdvetorialPemkot Kendari

Wali Kota Kendari Salurkan 11,434 Ton Beras dan Minyak Goreng CPP untuk Korban Banjir

21
×

Wali Kota Kendari Salurkan 11,434 Ton Beras dan Minyak Goreng CPP untuk Korban Banjir

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Kali Wanggu. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI — Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyerahkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kota Kendari, Jumat (15/5/2026). Bantuan yang disalurkan berupa 11,434 ton beras dan 1.339 liter minyak goreng untuk 1.339 kepala keluarga (KK) terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis Kelurahan Wuawua, Kelurahan Lepo-lepo (Posko Banjir Kali Wanggu), dan di Kelurahan Baruga, menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan dampak bencana yang melanda tujuh kecamatan di Kota Kendari.

Siska Karina Imran mengungkapkan, berdasarkan data terbaru, jumlah warga terdampak mencapai 1.339 KK dengan total 5.945 jiwa. Bantuan pangan yang diberikan telah melalui proses verifikasi sesuai kondisi riil di lapangan.

“Bantuan yang diserahkan ini memang terverifikasi sesuai data real di lapangan yang terdampak bencana banjir dan juga longsor,” ujar Siska.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan jumlah jiwa dalam setiap keluarga. Setiap warga memperoleh alokasi beras sebanyak 2 kilogram 100 gram per jiwa sesuai ketentuan dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Pembangunan Gedung Kelas Baru SMPN 4 Kendari Sesuai Spesifikasi, Bakal Dilanjutkan Tahap Kedua


Menurutnya, proses distribusi membutuhkan waktu karena beras yang diterima masih dalam kemasan 50 kilogram per karung sehingga harus dibuka dan dikemas ulang sesuai jumlah anggota keluarga penerima.

“Kalau teman-teman lihat tadi, ada karung yang besar dan kecil karena ditimbang sesuai gramnya. Jadi benar-benar disesuaikan dengan jumlah jiwa dalam keluarga,” katanya.

Pemerintah Kota Kendari menargetkan seluruh bantuan selesai disalurkan paling lambat 17 Mei 2026. Siska juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian terhadap masyarakat terdampak banjir di Kendari.

“Kami dari Pemerintah Kota Kendari bersama Forkopimda mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Bapak Presiden, Menteri Pertanian, Bappenas, dan Menteri PU,” ujarnya.

Ia juga menyebut pemerintah pusat segera melakukan langkah strategis penanganan banjir di kawasan yang menjadi titik terparah terdampak banjir. Sementara untuk pembangunan tanggul dan teknis pengerjaan akan ditangani oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kendari.

Baca Juga :  Kominfo Kendari Terima Kunjungan Studi Banding Kominfo Kolaka Bahas Layanan Call Center dan SPBE Terintegrasi

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Rukmana, mengatakan bantuan yang disalurkan di Kelurahan Baruga menyasar 23 KK terdampak.

“Secara keseluruhan bantuan 7 kecamatan untuk 1.339 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 5.445 jiwa. Penyalurannya dihitung berdasarkan jumlah jiwa, jadi masing-masing warga mendapatkan 2 kilogram 100 gram beras,” jelasnya.

Selain beras, setiap KK juga menerima bantuan minyak goreng sebanyak satu liter. Penyaluran bantuan ditargetkan rampung dalam dua hari dengan cakupan tujuh kecamatan terdampak.

Di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, menuturkan bantuan CPP merupakan bantuan darurat yang diproses secara cepat berkat koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Menurutnya, setelah status tanggap darurat ditetapkan, pihaknya langsung mengusulkan bantuan ke Badan Pangan Nasional melalui persetujuan wali kota dan pada malam harinya bantuan langsung disetujui untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga :  LIRA dan AP2 Apresiasi Kinerja Polresta Kendari Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

“Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak, bantuan pangan untuk masyarakat Kota Kendari bisa segera keluar dan disalurkan,” katanya.

Ia menambahkan, secara keseluruhan bantuan pangan untuk Sulawesi Tenggara mencapai sekitar 52 ton beras dan hampir 3 ton minyak goreng. Khusus di Kecamatan Baruga, selain bantuan CPP, pemerintah juga menyalurkan bantuan tambahan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per KK bagi warga yang terdata dalam DTKS.

Abdul Rauf menegaskan penyaluran bantuan harus tuntas sebelum masa tanggap darurat berakhir pada 18 Mei 2026.

“Makanya kita harus kerja ekstra supaya seluruh bantuan pangan ini bisa segera diterima masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Dalam penyaluran bantuan ini, Wali Kota Kendari turut didampingi langsung oleh Sekertaris Daerah Kota Kendari, Dandim 1417/Kendari, Kapolres Kota Kendari, dan sejumlah Kepala Badan dan Organisasi Perangkat Daerah lingkup pemerintah Kota Kendari. ** (Adv)

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!