/*
Breaking News
*/
MunaPendidikan

Plt Bupati Muna Membuka Workshop Pengelolaan Dana BOS, 289 Sekolah Mengikuti

1883
×

Plt Bupati Muna Membuka Workshop Pengelolaan Dana BOS, 289 Sekolah Mengikuti

Sebarkan artikel ini
Plt Bupati Muna Bachrun Labuta yang didampingi oleh Sekda Muna Eddy Uga saat membuka acara workshop pengelolaan dana BOS yang dihadiri 289 kepala sekolah, operator arkas dan bendahara. (Foto: LM Nur Alim/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna mengadakan Workshop Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkup pemerintah Labupaten Muna. Acara ini dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Raha, Muna, Sabtu (21/9/2024).

Workshop ini dibuka secara langsung oleh Plt Bupati Muna Bachrun Labuta didampingi oleh Sekda Muna Eddy Uga serta beberapa kepala OPD lingkup Pemda Muna.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Muna Bachrun Labuta mengimbau kepada peserta yang hadir agar bisa mengelola anggaran dana BOS dengan baik dan benar.

Baca Juga :  Bappeda Muna Mulai Rapat Perdana M4 Pokja PKP Muna dan Persiapan Coaching Clinik PPSP

“Jangan sampai memandang remeh pengelolaan keuangan dana BOS, jangan sampai nanti menimbulkan masalah dikemudian hari. Makanya penting mengambil ilmu dari kegiatan ini,” kata Bachrun, Sabtu (21/9/2024).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna, Rahmat Raeba mengatakan, ada tiga aspek kunci yang perlu diketahui dari workshop ini, yaitu penatausahaannya, pelaporannya, dan pertanggungjawabannya.

“Ketiga aspek itu harus dikelola dengan sebaik-baiknya demi memastikan benar bahwa dana BOS digunakan untuk kepentingan pendidikan dan peningkatan mutu pembelajaran di sekolah,” ucapnya.

Dia menyatakan bahwa setiap sekolah harus memiliki penatausahaan administrasi yang rapi, terstruktur, dan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Sudirman Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan di Kendari Saat Hadiri Pada Milad UMK

“Setiap pengeluaran harus dicatat dengan jelas dan didukung dengan dokumen yang sah. Ini bukan hanya kepatuhan administrasi akan tetapi juga untuk memastikan penggunaan dana yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan di sekolah masing-masingz,” ujarnya.

“Ini bentuk transparansi kita terhadap Pemerintah dan masyarakat,” sambungnya.

Menurutnya, workshop harus dijadikan wahana untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan mengelola dana BOS.

“Manfaatkan workshop ini untuk bertanya, berdiskusi dan berbagai pengalaman sehinga pengelolaan dana BOS bisa dijalan sesuai dengan petunjuk operasional penggunaan dana BOS,” tutur Rahmat.

Baca Juga :  Polres Muna Siapkan 583 Personel Amankan Pilkada 2024 Muna dan Muna Barat

Dirinya mengajak seluruh kepala sekolah dan pengelola dana BOS agar bekerja keras, cerdas dan bekerja iklas demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Muna.

“Teruslah bergerak bersama lanjutkan merdeka belajar,” cetusnya dengan lantang.

Sementara Manajer Dana BOS yang juga menjabat sebagai Kabid SD, Kubais, menyampaikan bahwa pertemuan ini dihadiri oleh operator arkas, bendahara, dan kepala sekolah SD dan SMP yang ada di Kabupaten Muna yang terdiri dari SD berjumlah 208 dan SMP 81 jadi total seluruh sekolah berjumlah 289.

 

 

Laporan: LM Nur Alim
Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!