Muna

Bupati Muna Sambut 28 Mahasiswa KKN UGM di Wilayah Muna Bagian Timur

1827
×

Bupati Muna Sambut 28 Mahasiswa KKN UGM di Wilayah Muna Bagian Timur

Sebarkan artikel ini
Bupati Muna Bachrun Labuta saat menyambut kedatangan mahasiswa KKN UGM didampingi Ketua Dekranasda Sitti Leomo Bachrun bersama Kepala OPD, Camat dan Kepala-kepala Desa. (Foto: LM Nur Alim/KR)
Bupati Muna Bachrun Labuta saat menyambut kedatangan mahasiswa KKN UGM didampingi Ketua Dekranasda Sitti Leomo Bachrun bersama Kepala OPD, Camat dan Kepala-kepala Desa. (Foto: LM Nur Alim/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Puluhan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM UGM) di Kabupaten Muna wilayah bagian timur. Kedatangannya disambut baik oleh Bupati Muna Bachrun Labuta, Senin (23 Juni 2025).

Diketahui, ada 28 mahasiswa UGM dari berbagai fakultas melaksanakan program KKN-PPM di Kabupaten Muna yang tersebar di Desa Pohorua dan Lapole, Kecamatan Maligano dan Desa Moolo, Kecamatan Batukara.

Bupati menyampaikan dan berharap kepada para mahasiswa KKN, selama masa perkuliahan di Muna dapat membantu mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki daerah dan menyukseskan program Pemda Muna yakni Industrialisasi JATI (jagung, ternak, dan ikan) yang merupakan komoditas unggulan lokal yang telah lama ditekuni petani dan nelayan.

Baca Juga :  Pemkab Muna Akan Membayarkan Gaji P3K Pada APBD Perubahan

“Ilmu yang didapat di kampus, kita harapkan di praktekkan di sini (Kabupaten Muna). Terlebih, mahasiswa dapat mempromsikan potensi-potensi yang ada di Muna,” ucap orang nomor satu di Bumi Sowite itu.

Bachrun menyampaikan, KKN-PPM mahasiswa UGM di Muna merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Muna dan pihak kampus UGM.

“KKN mahasiswa UGM ini tahun ketiga dan akan terus berlanjut ke depannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Katobu Kabupaten Muna Tak Tahan Pelaku Penganiayaan Nenek Penjual Tomat di Pasar

Sementara itu, Koordinator Mahasiswa KKN-PPM UGM, Leilani Felisaha Anggini Setiawan, menerangkan bahwa bersama rekan-rekannya mereka akan melakukan KKN selama 50 hari ke depan. Dalam pelaksanaan KKN mereka akan mengintegrasikan ilmu, empati, dan aksi nyata dalam mendukung pembangunan di tingkat lokal.

“InsyaAllah, kehadiran kami bisa membawa manfaat bagi Muna,” ungkap Leilani.

Baca Juga :  Kegiatan RARE di Filipina Berakhir, Ini Kata Plt Bupati Muna Diacara Penutupan

Puluhan mahasiswa UGM ini membawa misi pengembangan sumber daya lokal di sektor pertanian berkelanjutan, penguatan ekonomi dan UMKM melalui program digitalisasi, serta pengembangan infrastruktur dan teknologi tepat guna. Selain itu, akselerasi pendidikan sosial dan budaya masyarakat serta edukasi literasi kesehatan keluarga dan gizi anak.

Program-program itu akan dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan, pengolahan pascapanen, edukasi lingkungan, dan penguatan kapasitas kelembagaan desa.

 

Laporan: LM Nur Alim
Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!