Kolom Sultra

BPTD Sultra Bersama KSOP dan Pelindo Lepas Keberangkatan 400 Peserta Mudik Gratis di Pelabuhan Nusantara

180
×

BPTD Sultra Bersama KSOP dan Pelindo Lepas Keberangkatan 400 Peserta Mudik Gratis di Pelabuhan Nusantara

Sebarkan artikel ini
(Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sulawesi Tenggara bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari serta Pelindo Regional IV Kendari resmi melepas keberangkatan perdana 400 pemudik gratis melalui Pelabuhan Nusantara Kendari dengan tujuan Raha dan Baubau, Kamis (12/3/2026).

Program ini merupakan inisiasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara guna memastikan masyarakat dapat pulang lebaran ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, serta mengurangi kepadatan kendaraan yang mudik.

Kepala BPTD Sultra, Husni Mubarak, menyatakan bahwa seluruh pemangku kepentingan baik itu Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan, KSOP, Pelindo, Basarnas, dan TNI-Polri telah bersinergi untuk menyiapkan sarana dan prasarana transportasi demi menyambut arus mudik Lebaran 2026.

Baca Juga :  Realisasikan Program TJSL, Jasa Raharja Sultra Serahkan Bantuan Kursi Roda di Terminal Tipe-A Puuwatu Kota Kendari

“Kami telah berkoordinasi secara lintas sektoral, termasuk dengan TNI dan Polri, untuk memastikan penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini berjalan aman, selamat, lancar, dan nyaman. Hari ini, kita merealisasikan program pemerintah melalui mudik gratis angkutan laut,” ujar Husni.


Husni menjelaskan bahwa pemberangkatan 400 orang pemudik hari ini barulah tahap awal. Bekerja sama dengan operator kapal PT Dharma Indah dan KSOP Kendari, total kuota yang disiapkan mencapai ribuan kursi untuk rute tujuan Raha-Baubau, di Sulawesi Tenggara.

“Masih ada sekitar 6.300 kuota lagi yang akan diberangkatkan selama masa angkutan Lebaran ini. Rutenya meliputi Kendari–Raha, Kendari–Baubau, serta rute sebaliknya,” terangnya.

Menurutnya, ada tiga tujuan utama dari program ini pertama, menekan penggunaan kendaraan pribadi yang berisiko tinggi. Mengurangi beban finansial masyarakat di masa hari raya. Terakhir menjamin kelancaran arus lalu lintas darat dan laut melalui kolaborasi pusat dan daerah.

Baca Juga :  Menteri Nusron Ajak Kepala Daerah Se-Sultra Berkolaborasi dalam Wujudkan Administrasi Pertanahan Modern

“Program ini akan berlangsung selama mudik lebaran, semua ini disamping dukungan dari pemerintah daerah juga merupakan dukungan langsung dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan,” tandasnya.

Kepala KSOP Kendari, Capt. Rahman, mengungkapkan khusus program mudik gratis ini setiap harinya akan diberangkatkan satu unit kapal yakni Express Cantika 07 dengan jumlah penumpang 400 orang.

“Sekali sehari mulai hari ini, selanjutnya pada tanggal 13, 14, 26, 28, dan tanggal 17 dan 18 tujuan Baubau,” ungkapnya.

Sebelum keberangkatan, KSOP akan terus memastikan kelayakan kapal dan mengimbau masyarakat untuk tetap menaati tata tertib pelayaran dan memastikan memiliki tiket.

Baca Juga :  Wakapolda Sultra Dorong Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Ikan di Polsek Meluhu

Di tempat yang sama, General Manager Pelindo IV Kendari, Herityanto, memastikan kesiapan infrastruktur pelabuhan untuk menampung lonjakan penumpang. Selain fasilitas terminal, pihaknya juga menyiapkan armada bus tambahan.

Terkait teknis penyandaran kapal, Herityanto menegaskan komitmennya agar tidak terjadi antrean panjang di laut.

“Kami pastikan kesiapan dermaga agar kapal bisa langsung bersandar tanpa harus berlabuh lama di luar. Ruang tambat sudah kami siapkan sedemikian rupa demi menjaga kenyamanan penumpang selama proses embarkasi dan debarkasi,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan stakeholder terkait, mudik Lebaran 2026 di Sulawesi Tenggara diharapkan menjadi momen yang membahagiakan bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!