Kolom SultraPendidikan

Gubernur Sultra Serahkan Beasiswa Sultra Cerdas 2026, 150 Mahasiswa Terima Bantuan Pendidikan

29
×

Gubernur Sultra Serahkan Beasiswa Sultra Cerdas 2026, 150 Mahasiswa Terima Bantuan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka menyerahkan beasiswa kepada perwakilan mahasiswa penerima manfaat. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menyerahkan bantuan dana pendidikan dari Yayasan Asmar Abadi (ASR) melalui program Beasiswa Sultra Cerdas 2026 kepada 150 penerima yang terdiri dari mahasiswa jenjang S1, S2, hingga S3 di Aula Merah Putih Rujab Gubernur, Jumat (22/5/2026).

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda daerah.

Bantuan senilai 1,8 miliar diberikan kepada 150 mahasiswa terpilih dari total 3.282 pendaftar, terdiri atas 50 penerima kategori S1 umum, 50 S1 Prestasi, 30 penerima dari S2, dan 20 penerima dari S3.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-78, Kapolda Sultra Tekankan Persiapan Pilkada dan Netralitas Polri

Usai penyerahan beasiswa, Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa program tersebut sebelumnya dirancang melalui program Sultra Cerdas menggunakan anggaran pemerintah daerah. Namun, dalam perjalanannya terdapat kendala penganggaran karena belum sesuai dengan nomenklatur APBD yang berlaku.

“Ini kita serahkan beasiswa kepada 150 penerima sesuai janji saya bahwa mereka akan menerima pada bulan Mei. Awalnya memang program ini dari Sultra Cerdas, tetapi anggaran yang tersedia saat ini belum bisa dimasukkan dalam program yang berjalan karena harus menunggu pergeseran anggaran,” ujar Andi Sumangerukka.

Menurutnya, proses seleksi penerima sebenarnya telah dilakukan sejak setahun lalu, namun realisasi bantuan belum dapat dijalankan karena persoalan administrasi dan mekanisme penganggaran daerah.

Baca Juga :  Gubernur Sultra Pastikan Arus Mudik di Jalur Amolengo–Torobulu Lancar dan Aman

Karena tidak ingin para calon penerima menunggu lebih lama, lanjutnya, program tersebut kemudian diambil alih oleh Yayasan Asmar Abadi agar bantuan pendidikan tetap bisa segera disalurkan kepada mahasiswa yang membutuhkan.

“Karena sudah terlalu lama, akhirnya diambil alih oleh Yayasan Asmar Abadi. Seleksi kemudian dilakukan kembali sesuai kriteria yang ditetapkan yayasan, dan akhirnya hari ini kita serahkan kepada 150 orang yang memang berhak menerima,” katanya.

Gubernur juga menegaskan bahwa penggunaan anggaran APBD harus mengikuti aturan dan nomenklatur yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Terima Penghargaan UHC, Pj Gubernur: Saatnya Masyarakat Dilayani dengan Adil dan Makmur

“Kalau menggunakan dana APBD harus sesuai nomenklatur. Kalau tidak sesuai, itu berpotensi menimbulkan masalah hukum. Jadi pemerintah harus sangat hati-hati,” tegasnya.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah tetap membuka peluang untuk melanjutkan program bantuan pendidikan tersebut di masa mendatang, dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

“Kalau nanti anggarannya tersedia dan sesuai nomenklatur, tentu akan kita lanjutkan. Tapi kalau belum memungkinkan, maka bisa saja dilanjutkan pada tahun depan,” pungkasnya.

Program Beasiswa Sultra Cerdas 2026 diharapkan mampu membantu mahasiswa Sulawesi Tenggara agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan menjadi generasi unggul yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!