KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Muna Bachrun Labuta didampingi oleh Dewan Kehormatan Komunitas Jawa – Muna, La Ode Asrafil Ndoasa, menghadiri undangan pertemuan bulanan Persatuan Keluarga Paguyuban Jawa (PKPJ) Yuwana di Pure, Kelurahan Labunia, Kecamatan Wakorumba Selatan, Kabupaten Muna, Selasa (27 Agustus 2024).
Ketua Persatuan Keluarga Paguyuban Jawa Muna, H. Arkan mengatakan, sejak berdirinya organisasi Jawa Muna Tahun 1997 sampai kini masyarakat Jawa yang tinggal di Kabupaten Muna bisa mencari, hidup rukun dan damai di daerah ini.
“Kami siap bersama bapak (Pj Bupati Muna) sebagai pemimpin dan siap melanjutkan pembangunan di Kabupaten Muna. Kita memegang teguh semboyang, dimana langit dijunjung disitu kita akan berpijak,” ucapnya.
Ketua Pembina Persatuan Keluarga Paguyuban Jawa Muna Yuwanan Kabupaten Muna, Imam Syafei mengatakan, diacara rutin bulanan ini, kiranya Pemda Muna terus memperhatikan masyarakat transmigrasi komunitas Jawa baik akses jalan maupun kejelasan alas hak sertifikat tanah.
“Akses jalan di lokasi transmigrasi Wandiri sudah diperhatikan sepanjang 4 km, namun lokasi SP2 masih tersisa 2 km. Kami berharap bisa diteruskan pembangunannya,” harap Imam.
Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Keluarga Paguyuban Jawa – Muna, yang juga sebagai bakal calon wakil dari Bachrun Labuta, La Ode Asrafil Ndoasa mengaku akan memperhatikan pembangunan daerah transmigrasi masyarakat Jawa di Muna bila nanti terpilih dalam perhelatan Pilkada 2024 ini.
“InsyaAllah, kalau terpilih berpasangan dengan Bachrun akan memperhatikan jalan transmigrasi dan kepastian alas hak tanahnya. Kalau perlu pengurusan sertifikatnya bisa gratis,” ucap Asrafil yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala BPN Kediri, Jawa Timur.
Ditempat yang sama, Plt Bupati Muna Bachrun Labuta yang juga sebagai bakal calon Bupati Muna mengatakan, akan terus fokus pada pembangunan memajukan muna hulu hilir.
“Program prioritas pembangunan Muna harus diarahkan pada sektor pertanian, peternakan dan perikanan hingga industrialisasi yang saling terhubung menghidupkan perekonomian masyarakat Muna,” ujarnya.
Bachrun mencontohkan, misal, pertanian jagung akan diarahkan untuk pengembangan industri pakan peternakan dan perikanan sehingga hidup lagi industri peternakan dan perikanan yang bisa menggerakkan lapangan pekerjaan dan menghasilkan ekonomi buat masyarakat.
“Tugas pemerintah, yakni mencarikan dan menciptakan pekerjaan buat masyarakat sehingga bisa hidup layak dan mencapai kesejahteraan di Muna yang kita cintai bersama ini,” cetusnya.
Laporan: LM Nur Alim
Editor: Hasrul Tamrin











