KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara resmi menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-VIII dengan semangat kolaborasi yang kuat, di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (14/2/2026).
Mengusung tema “Sinergitas Kadin dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam Meningkatkan Potensi Unggulan Menuju Indonesia Emas 2045”, ajang ini menjadi momentum krusial bagi arah pembangunan ekonomi di Bumi Anoa.
Hadir mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia, Erwin Aksa, menekankan pentingnya peran Kadin daerah dalam menyukseskan program strategis pemerintah pusat.
“Yang paling penting hari ini adalah menyukseskan program pemerintah pusat atau program Presiden, terutama terkait pemberian makan bergizi gratis,” ujar Erwin Aksa.
Ia juga mengapresiasi langkah Kadin Sultra yang telah berpartisipasi aktif dalam membangun dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendukung kesehatan masyarakat dan UMKM lokal.
Selain program sosial, Erwin Aksa menyoroti pentingnya tata kelola Sumber Daya Alam (SDA) di Sultra, khususnya nikel. Ia berharap hilirisasi nikel dapat terus ditingkatkan melalui kolaborasi antara pengusaha luar negeri dan dalam negeri agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat setempat, sembari tetap menjaga kelestarian lingkungan untuk mencegah bencana sosial.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang, menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan menekan inflasi.
“Kita ketahui bersama bahwa diantara 17 kabupaten dan kota di Sultra masih ada daerah yang inflasinya tinggi, di situlah sasaran pokok dan peran Kadin Sultra untuk melakukan gerakan pangan murah,” katanya, usai pembukaan Muprov.
Anton Timbang menyatakan kesiapan Kadin Sultra untuk selalu mendukung program kerja dan program strategis Gubernur Sultra demi kesejahteraan masyarakat.
“Pak Gubernur tadi melalui Asisten sudah menyampaikan apresiasinya kepada Kadin dan Kadin menjalin kerja sama yang baik,” ujar pria yang akrab disebut AT ini.
Dalam kesempatan ini, Anton Timbang menyatakan tidak akan pernah berhenti untuk terus menyuarakan visi besarnya untuk masa jabatan mendatang, yaitu terkait optimalisasi aspal Buton.
“Saya tidak akan pernah berhenti menyuarakan tentang penggunaan aspal Buton, sehingga menjadi proyek strategis infrastruktur secara nasional,” tegas Anton.
Visi ini mendapat dukungan nyata dengan adanya kucuran dana sebesar Rp1,49 triliun dari CEO Danantara untuk pengembangan industri aspal Buton yang kini telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Presiden.
“Ini sebuah kabar gembira buat kita, tinggal bagaimana dikolaborasikan dengan pemerintah daerah, kabupaten dan kota, untuk mempersiapkan segala sesuatu yang menjadi kebutuhan sehingga bisa berjalan lancar dan digunakan di seluruh Indonesia,” terang AT.
Tak hanya itu, Kadin Sultra juga telah memulai langkah konkret dalam perdagangan internasional dengan melakukan ekspor langsung komoditas seperti tempurung kelapa ke Tiongkok, dengan standar kualitas internasional.
“Kadin juga sangat mengapresiasi dan bersyukur dengan upaya dari pemerintah bisa menghadirkan fasilitas ekspor langsung (export direct) dari Kendari melalui Pelabuhan Kendari New Port menuju ke negara tujuan. Satu poin t sangat bagus untuk Sultra,” tandasnya.
Salah satu dari agenda penting dari Muprov ke-VIII ini yang pemilihan ketua umum Kadin Sultra periode 2026-2031. Muprov ini bukan hanya sekedar seremonial melainkan bukti nyata bahwa Kadin Sultra adalah mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045.
Editor: Hasrul Tamrin











