/*
Breaking News
*/
Hukum & Kriminal

Kejari Muna Agendakan Periksaan Saksi Baru Kasus Korupsi GUP Setda Muna Barat

217
×

Kejari Muna Agendakan Periksaan Saksi Baru Kasus Korupsi GUP Setda Muna Barat

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA BARAT – Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna terus melakukan penyelidikan mendalam perihal kasus dugaan tindak pidana korupsi pada belanja barang dan jasa di Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Muna Barat.

Setelah sebelumnya menetapkan dua pejabat sebagai tersangka yaitu Mantan Sekretaris Daerah Muna Barat LM. Husein Tali sebagai Pengguna Anggaran dan Kasubag Keuangan sekaligus PPK-SKPD Wa Haliya, kini Kejari mengagendakan pemeriksaaan saksi baru dalam kasus belanja barang dan jasa melalui Ganti Uang Persediaan (GUP) Bagian Umum Setda Muna Barat Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp5 miliar.

Baca Juga :  Roni Muhtar Menang Gugatan di PTUN Kendari Tergugat Wali Kota Baubau

LM Husain Tali dan Wa Haliya ditetapkan sebagai tersangka karena keduanya diduga bersama-sama merugikan keuangan negara senilai Rp1,2 miliar.

Kasi Intel Kejari Muna, Hamrullah, mengatakan bahwa pihaknya bakal melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi.

“Iya, kita akan melakukan pemanggilan kembali saksi-saksi untuk dilakukan pemeriksaan tambahan guna memperkuat pembuktian,” kata Hamrullah saat dikonfirmasi jurnalis KolomRakyat.Com, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga :  Kembalikan Uang Pemudik yang Tertinggal 100 Juta, Aiptu Supriyanto Dihadiahi Sekolah Perwira

Pemanggilan dan pemeriksaan beberapa saksi ini tidak menutup kemungkinan akan membuka peluang munculnya tersangka baru.

Pemanggilan dan pemeriksaan beberapa saksi ini tidak menutup kemungkinan akan membuka peluang munculnya tersangka baru.

Hamrullah mengungkapkan, pemeriksaan saksi akan segera dijadwalkan oleh tim penyidik. Kejari berupaya memanggil pihak-pihak yang memiliki relevansi dengan materi perkara.

“Untuk pemeriksaan saksi akan dijadwalkan oleh tim penyidik dan pihak yang dipanggil tentunya yang relevan dengan materi perkaranya,” ujarnya

Baca Juga :  Hari Keempat Rikkes Tahap I Seleksi Bintara Polri, Panitia Pastikan Berjalan Transparan

Kasus dugaan korupsi ini menjadi perhatian publik di Kabupaten Muna Barat, mengingat besarnya nilai anggaran yang dikelola bagian umum Setda serta posisi para pejabat yang terseret dalam perkara tersebut.

Perkembangan proses hukum masih terus bergulir dan Kejari Muna memastikan akan menyampaikan informasi terbaru setelah tahapan pemeriksaan lanjutan selesai dilakukan.

 

 

Laporan: Amin
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!