KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menyerahkan dokumen dukungan model B1-KWK kepada sembilan pasangan bakal calon kepala daerah di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dokumen model B1-KWK itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar kepada 9 pasangan bakal calon di Aula Lantai 4 Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh Nomor 9, Jakarta Pusat, Kamis (15 Agustus 2024).
Adapun pasangan bakal calon yang resmi didukung dan menerima dokumen model B1-KWK PKB di 9 daerah di Sultra yaitu
1. Kota Baubau, diserahkan kepada pasangan Nur Ari Raharja – Laode Yasin.
2. Kabupaten Muna, diserahkan kepada LM. Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan.
3. Kabupaten Muna Barat, diserahkan kepada La Ode Darwin – Ali Basa
4. Kabupaten Konawe Utara, diberikan kepada Sudiro – Rauf.
5. Kabupaten Kolaka Utara, diserahkan kepada Anton, SH – H. Abbas, SE.
6. Kabupaten Konawe Selatan, diserahkan kepada Herman Pambahako – Herianto, S.E.
7. Kabupaten Wakatobi, diserahkan kepada H. Hamirudin, S.E., M.M – Muhamad Ali, S.P., M.Si.
8. Kabupaten Buton Utara, diserahkan kepada Afirudin Mathara – Rahman.
9. Kabupaten Kolaka Timur, diserahkan kepada H. Arwin – Ismail.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sultra, Jaelani, mengatakan penyerahan surat dukungan itu turut disaksikan oleh ketua DPC PKB masing-masing daerah.
“Hari ini secara resmi kami menyerahkan dokumen model B1-KWK kepada 9 pasangan bakal calon untuk bertarung di Pilkada 2024 di Sulawesi Tenggara,” kata Jaelani dalam rilisnya.

Jaelani menyebutkan, sembilan pasangan bakal calon ini telah melewati proses penjaringan yang dilakukan tim desk Pilkada PKB di masing-masing daerah. Sebelumnya, semua pasangan tersebut juga sudah menerima surat tugas tahap 1 dari DPP PKB sebagai bekal untuk melakukan lobi politik kepada partai lain.
“Dengan berbagai pertimbangan dan komitmen bersama, DPP PKB menetapkan mendukung pasangan calon dimaksud,” katanya.
Jaelani menyebut, dokumen B1-KWK ini sudah resmi digunakan oleh pasangan bakal calon saat mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) di wilayah masing-masing.
Ia juga berharap agar pasangan bakal calon ini juga sudah mengantongi dukungan dari partai lain untuk mencukupi syarat dukungan partai politik saat mendaftar di KPU.
“Karena ada beberapa daerah, kita butuh partai koalisi. Tentunya, B1-KWK ini menjadi modal untuk mendaftar di KPU,” bebernya.

Pria yang akrab disapa Bang Jay ini mengungkapkan, ada berbagai pertimbangan sehingga PKB menjatuhkan dukungan kepada 9 bakal calon tersebut, pertama, melewati proses yang dilakukan tim desk pilkada, kedua, memiliki komitmen kebangsaan dalam membangun daerahnya masing-masing.
“Ketiga tidak kalah pentingnya adalah elektabilitas calon. PKB menilai, calon yang kami usung ini memiliki popularitas yang sangat baik,” ujarnya.
Dengan resminya dukungan PKB ini, maka seluruh struktur maupun simpatisan diinstruksikan untuk bergerak memenangkan calon yang diusung.
“Seluruh kader PKB agar bekerja maksimal memenangkan calon yang diusung secara resmi oleh partai,” tekannya.
Ia menuturkan, PKB menargetkan menang di Pilkada 2024, khususnya di 17 kabupaten dan kota di Sultra, termasuk pemilihan gubernur Sultra.
“Target kita menang. InsyaAllah calon yang diusung ini bisa kompetitif dan memenangkan pertarungan dan siap bekerja membangun daerahnya masing-masing,” pungkasnya.
Editor: Hasrul Tamrin











