Pemkot Kendari

PUPR Kendari Tegaskan Komitmen Penanganan Banjir Tunggala, Fokus pada Solusi Permanen

19
×

PUPR Kendari Tegaskan Komitmen Penanganan Banjir Tunggala, Fokus pada Solusi Permanen

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menegaskan komitmennya dalam menangani persoalan banjir di kawasan Jalan Tunggala, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua. Penegasan itu disampaikan sebagai bentuk klarifikasi atas isu yang menyebut adanya pembiaran terhadap kondisi tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kota Kendari, Muh. Jayadi, menegaskan bahwa penanganan banjir telah dilakukan sejak awal kejadian dan terus berlanjut secara bertahap dengan mengacu pada kajian teknis di lapangan.

“Tidak benar jika dikatakan diabaikan. Kami sudah turun langsung melakukan identifikasi dan penanganan. Fokus kami adalah menghadirkan solusi teknis agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujar Jayadi, Rabu (29/04/2026).

Baca Juga :  Memperingati Hari Kesadaran Nasional Tahun 2025, Pemkot Kendari Gelar Apel Gabungan

Berdasarkan hasil pemantauan tim teknis, banjir di kawasan Tunggala dipicu oleh sumbatan material lumpur dan sampah di bagian hilir saluran drainase. Kondisi tersebut sebelumnya membentuk tampungan air alami, yang kemudian jebol saat curah hujan tinggi sehingga menyebabkan luapan air ke permukiman warga.

Jayadi menegaskan, pihaknya tidak pernah menampik adanya banjir di wilayah tersebut. Pernyataan yang sempat berkembang di publik, menurutnya, bertujuan meluruskan pemahaman teknis agar langkah penanganan tidak bersifat sementara, melainkan mengarah pada solusi jangka panjang.

“Dari kejadian ini justru kita melihat peluang untuk membangun sistem pengendali air yang lebih permanen dan terintegrasi,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Dinas PUPR telah melakukan normalisasi saluran drainase, pembersihan titik-titik sumbatan, serta menyusun perencanaan pengendalian banjir berbasis sistem. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pembangunan kolam retensi permanen yang dilengkapi mekanisme buka-tutup pintu air guna mengendalikan debit air saat hujan ekstrem.

Baca Juga :  Dispora Ditampilkan Menu Khas Kendari di Lomba Masolori HUT Kota Kendari Ke-193

Selain itu, pemerintah juga mendorong keterlibatan semua pihak dalam menjaga fungsi lingkungan, termasuk masyarakat dan pengembang perumahan.

“Drainase bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran dan lingkungan sangat menentukan,” tambahnya.

Menanggapi berbagai kritik yang muncul, Jayadi menyatakan bahwa pihaknya memahami keresahan masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak sedang membantah fakta, melainkan memastikan penanganan dilakukan secara tepat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Kendari Dorong Dekranasda Libatkan Kelompok Milenial Kembangkan UMKM

“Kami hadir untuk bekerja, bukan berdebat. Penanganan ini membutuhkan proses teknis, perencanaan matang, dan dukungan semua pihak,” tegasnya.

PUPR Kota Kendari memastikan penanganan banjir di Jalan Tunggala tetap menjadi prioritas pembangunan infrastruktur daerah. Upaya yang dilakukan diarahkan pada perbaikan sistem drainase kawasan serta pengendalian aliran air secara terpadu.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap risiko banjir di kawasan tersebut dapat ditekan secara signifikan, sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen menghadirkan solusi nyata. Penanganan ini terus berjalan hingga dampak banjir bisa diminimalkan secara berkelanjutan,” pungkas Jayadi.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!