KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Dalam momen peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah/2025 Masehi, Pemerintah Kota Kendari melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendari menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima, pada acara peringatan Tahun Baru Islam di SMPN 9 Kendari, Jumat (27/6/2025).
Dana bantuan yang diserahkan bersumber dari zakat, infak, dan sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Kendari. Bantuan diserahkan kepada cleaning service, security, dan guru honorer di SMPN 9 Kendari. Selain itu, bantuan juga diserahkan kepada 75 pelaku UMKM masing-masing senilai Rp 1 juta rupiah. Juga bantuan program bantuan kesehatan cover premi asuransi kesehatan.
Peringatan Tahun Baru Islam ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Kendari, Komisioner Baznas Kota Kendari, pejabat Forkopimda lingkup Kota Kendari, perwakilan pejabat sejumlah OPD, Guru-guru dan Siswa-siswi SMPN 9 Kendari.
Staf Ahli Wali Kota Kendari Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, dr. Sukirman, dalam sambutannya mengatakan, peringatan tahun baru Islam ini menjadi momentum penting untuk refleksi diri dan mengajak seluruh peserta untuk berhijrah menuju pribadi yang lebih baik.
Ia menyampaikan harapan agar momen Tahun Baru Islam ini dimaknai sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri.
“Kita berharap dan meminta kepada kita semua (ASN dan masyarakat) di momen ini betul-betul mengambil hikmahnya sebagai perbaikan diri, menjadikan sifat-sifat yang baik, misalnya dari malas menjadi rajin, dari tidak jujur menjadi jujur, dan meningkatkan ketaatan bagi yang masih lalai,” ujarnya, Jumat (27/06/2025).
Ia menekankan pentingnya perpindahan dari sifat buruk ke sifat baik, menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah yang tulus, terutama hijrah hati.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kota Kendari, Amri Natsir, menyampaikan kabar gembira terkait penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Sebesar 2,5 persen dari dana tersebut disalurkan kepada delapan golongan mustahik, meliputi fakir miskin, anak yatim piatu, dan golongan lainnya yang membutuhkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu bentuk kepedulian yang nyata adalah pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi 100 orang kurang mampu.
“Hal ini menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat dan meringankan beban mereka,” pungkasnya.
Laporan: Hasrul Tamrin











