/*
Breaking News
*/
Muna

Pemkab Muna Mengadakan Musrenbang RPJMD 2025-2029 sebagai Rel Pembangunan

1889
×

Pemkab Muna Mengadakan Musrenbang RPJMD 2025-2029 sebagai Rel Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Sekda Muna Eddy Uga membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai rel pembangunan tahun 2025-2029. (Foto: LM Nur Alim/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Penanggulangan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai rel pembangunan tahun 2025-2029 di aula gedung Galampano Kantolalo, Rabu (16 Juli 2025).

Kegiatan Musrenbang RPJMD ini mengangkat tema “Industrialisasi JATI Menuju Muna Barakati, Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan” yang dibuka oleh Sekda Muna Eddy Uga dan dihadiri oleh Kepala-kepala OPD, Camat, lurah, Rektor Universitas Karya Persada Muna Usman Rianse, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Muna Eddy Uga mengatakan, musyawarah pembangunan rencana ini merupakan tahapan penting dan strategis dalam penyusunan RPJMD sebagai dokumen perencanaan lima tahunan yang menjadi pedoman bagi perangkat daerah dalam merumuskan program kegiatan dan pembangunan.

“Pada kesempatan ini, izinkanlah saya menyampaikan visi pembangunan Kabupaten Muna tahun 2025-2030, yang telah tetapkan Bupati Muna bersama Wakil Bupati Muna dalam dokumen RPJMD, yaitu Industrialisasi Jati Menuju Muna Barakati, Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan,” kata Eddy Uga diacara itu.

Baca Juga :  Kades Ghone Bhalano di Muna Gratiskan Air Bersih Beri Seragam Sekolah hingga Buku Tulis

Dia menyampaikan, bahwa visi ini lahir karena Pemkab Muna melihat Kabupaten Muna memiliki potensi yang sangat luar biasa disektor sumber daya alam, pertanian, perikanan, kelautan, kehutanan, pariwisata serta industri yang selama ini belum tergarap secara optimal.

“Oleh karena itu, Pemkab Muna bertekad membangun muna yang lebih maju dengan mendorong proses indutrialisasi berbasis potensi lokal, memperkuat daya saing daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ucap Eddy Uga mewakili Bupati Muna Bachrun Labuta dan Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil Ndoasa.

Menurutnya, untuk mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Muna, Pemkab Muna merumuskan sejumlah program prioritas untuk pembangunan Kabupaten Muna tahun 2025-2029, diantaranya : GERCEP POKADULU (Gerakan Percepatan Pembangunan Ekonomi Berbasis Komoditas Unggulan), bantuan modal usaha dan penguatan kapasitas kelembagaan usaha bagi generasi milenial dan UMKM.

Baca Juga :  Pansel Pengisian Jabatan Kosong di Muna Digodok, Plt Bupati Muna Serius Lakukan Mutasi?

Selanjutnya, Pengadaan SP3D (Sarjana Pemuda Penggerak Perekonomian Desa), Pembangunan Perusahaan Daerah (BUMD Aneka Usaha) dan revilisasi BUMDES, bedah rumah bagi rumah tangga miskin dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD).

Kemudian, revitalisasi situs-situs sejarah utama, khususnya mesjid tua dan benteng kotano wuna. kawasan benteng kotano wuna dan gua liangkabori akan dijadikan sebagai pusat wisata religi, budaya dan agrowisata.

Eddy melanjutkan, peningkatan infrastruktur pelayanan dasar jalan, sanitasi, pendidikan, kesehatan, air bersih dan saluran irigasi menjadi prioritas.

Selain itu, kata Eddy, program pengadaan guru untuk anak pulau kecil dan terpencil, gerakan makan-makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui dan balita, tambahan penghasilan pegawai setiap tahun, peningkatan kesejahteraan perangkat desa, perangkat kelurahan non asn dan tenaga honorer, pembangunan wisata terpadu segi empat selat buton, dan pembangunan pusat data dan informasi terintegrasi.

Baca Juga :  Kejari Muna Tahan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengaman Pantai Wantulasi Butur

Mewakili Pemkab Muna, Eddy Uga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam rancangan RPJMD ini.

“Saya berharap melalui Musrenbang ini, kita dapat merumuskan arah kebijakan dan program pembangunan yang responsif, inklusif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muna yang kita cintai,” tuturnya.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai hanya kerja pemerintah semata. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, DPRD, akademisi, tokoh masyarakat dan seluruh element komponen masyarakat,” sambungnya.

 

Laporan: LM Nur Alim

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!