Kolom Sultra

Danlanal Kendari Kolaborasi Bersama BI Sultra Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Smart Green House

425
×

Danlanal Kendari Kolaborasi Bersama BI Sultra Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Smart Green House

Sebarkan artikel ini
Danlanal Kendari berkolaborasi bersama KPw BI Sultra mewujudkan ketahanan pangan lewat Smart Green House. (Foto: Ist/KR)
Danlanal Kendari berkolaborasi bersama KPw BI Sultra mewujudkan ketahanan pangan lewat Smart Green House. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KONSEL – Guna mewujudkan ketahanan pangan di wilayah teritorial, Lanal Kendari berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) membuat Smart Green House, di Lapangan Tembak Serka KKO Lambay, Kecamatan Moramo Utara, Konawe Selatan. Program ini menjadi salah satu inovasi dalam penerapan konsep smart farming yang menggunakan metode penanaman hidroponik.

Pembuatan Smart Green House ini telah diresmikan secara langsung oleh Danlanal Kendari, Kolonel Laut (P) Adam Tjahya, S.ST., M.Tr.(Hanla)., MM bersama Kepala BI Sultra Doni Septadijaya dan turut dihadiri kelompak tani binaan Lanal Kendari dan insan maritim, pada Kamis, 19 Desember 2024.

Teknologi ini dirancang untuk mengendalikan kelembapan, suhu, nutrisi, dan cuaca secara otomatis. Dengan teknologi tersebut, produktivitas pertanian meningkat, yang pada akhirnya mampu mendongkrak pendapatan petani.

Baca Juga :  Marten Effendi Patulak Resmi Menakhodai PMTI Sultra Masa Bakti 2023-2028

Danlanal Kendari, Kolonel Laut (P) Adam Tjahya, mengungkapkan bahwa kehadiran dan pembangunan Smart Green House menjadi pendukung ketahanan pangan yang digaungkan pemerintah pusat sekaligus menjadi upaya bersama dalam menekan laju inflasi di daerah.

“Program ini memungkinkan masyarakat untuk mengakses sistem pertanian yang cerdas tanpa perlu kerja keras. Dengan Smart Green House, kita hanya perlu mengawasi prosesnya setiap hari,” ujar Kolonel Laut Adam.

Danlanal menyampaikan, pembuatan Green House ini juga akan mengedukasi masyarakat dalam hal ini kelompok tani, bagaimana menjalankan sistem pertanian yang smart. Mereka tidak usah capek-capek mengawasi atau berkegiatan setiap harinya (di lahan garapan, red).

“Ini juga bagian dari upaya kita mencegah inflasi, kalau harga pangan stabil maka inflasi bisa terkendali,” tambah Danlanal saat dimintai keterangan awak media disela kegiatan.

Baca Juga :  Vale Goes to School Edukasi Siswa Buat Pupuk Kompos Demi Jaga Lingkungan

Sinergi antara Bank Indonesia Sultra dan Lanal Kendari terus terjalin sejak awal program. Dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki Lanal Kendari dan melibatkan masyarakat sebagai mitra binaan, program ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang mandiri, modern, dan inovatif di sektor pertanian.

“Kami optimis lahan-lahan sempit di sekitar kita bisa dimanfaatkan sebagai Smart Green House untuk meningkatkan produktivitas,” ujar Kolonel Adam.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara, Doni Septadijaya, menyampaikan bahwa Smart Green House yang diserahkan kepada Lanal Kendari dan kelompok masyarakat tani di Desa Lalowaru, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, berawal dari pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif.

“Lahan yang awalnya tidak terkelola dengan baik ini kini dimanfaatkan untuk sarana produksi pertanian. Alhamdulillah, Smart Green House mampu berkembang menjadi solusi pertanian modern,” kata Doni.

Baca Juga :  KSOP Kelas IIA Kendari Edukasi Pemilik Tersus dan Termum Efektivitas Pemuatan Ore Nikel

Ia menambahkan, program ini merupakan upaya mendorong ketahanan pangan di daerah. Sebagai bagian dari tugas Bank Indonesia dalam mengendalikan inflasi, sektor pangan menjadi perhatian utama. Desa Lalowaru, yang selama ini bergantung pada pasokan komoditas dari luar Sulawesi Tenggara seperti Sulawesi Selatan dan Jawa, kini mulai berupaya mengurangi ketergantungan tersebut melalui produksi lokal.

“Jika program ini berhasil, kita dapat memproduksi komoditas pangan sendiri, sehingga harga di Sulawesi Tenggara lebih stabil,” tambah Doni.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan latihan menembak yang dihadiri oleh Lanal Kendari, Bank Indonesia Sultra, Bank Mandiri, Mayapada, dan masyarakat setempat. Sinergi berbagai pihak ini menjadi langkah nyata dalam mendorong pertanian berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.

 

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!