KOLOMRAKYAT.COM: MUNA BARAT – Sejumlah wali murid menyoroti kedisiplinan guru-guru di SMPN 2 Satap Napano Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara. Pasalnya setiap para wali murid mengantar anaknya, sering kali tak terlihat guru dan kepala sekolah tiba sekolah.
Hafirun (38) Wali murid mengatakan, hampir setiap hari mengamati kondisi sekolah, sekitar pukul 07:30 Wita, guru maupun kepala sekolah belum berada di sekolah, parahnya lagi upacara setiap Senin jarang sekali dilaksanakan.
“Rumah saya inikan dekat dengan sekolah, jadi bisa terpantau tiap hari. Guru-guru selalu terlambat datang, upacara bendera Senin saja jarang sekali dilaksanakan,” ucapnya, Rabu (19/12/2024).
“Guru maupun kepada sekolah itu harus disiplin, kalau guru dan kepala sekolah malas, inikan otomatis murinya akan malas juga,” keluhnya.
Hal senada disampaikan Sardini, salah seorang wali siswa SMPN 2 Satap tersebut, menurutnya, disiplin guru mempengaruhi kualitas dan mutu pendidikan anaknya.
“Guru dan Kepala sekolah jangan malaslah, baik itu guru SD dan SMP di wilayah sini, kita bukanya mencari-cari kesalahan guru, tapi kita memberikan masukan karena kedisiplinan guru akan menjadi contoh yang baik untuk siswa-siswinya,” tandasnya.
“Kalau guru maupun kepala sekolah tidak disiplin, maka ini akan menjadi contoh yang buruk bagi siswa-siswinya,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Muna Barat, Ahmad Ramadan, mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil Kepala sekolah SMPN Satap 2 tersebut, dalam rangka pembinaan sebagai teguran.
“Kita akan panggil kepala sekolah yang bersangkutan sebagai bentuk teguran dan pembinaan,” katanya melalui pesan WhatsApp, Jumat (20/12/2024).
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Satap, La Ode Alira, saat dikonfirmasi awak media ini melalui sambungan seluler belum mendapatkan respon. Beberapa jam kemudian kembali dikonfirmasi kepada yang bersangkutan barulah mendapatkan respon, namun ia mengatakan singkat bahwa sudah menghadap ke dinas.
Laporan: Taohae
Editor: Hasrul Tamrin











