/*
Breaking News
*/
PILKADA

AJP-ASLI Berjanji Menghidupkan Kembali Pertambangan Pasir Nambo Jika jadi Walikota

355
×

AJP-ASLI Berjanji Menghidupkan Kembali Pertambangan Pasir Nambo Jika jadi Walikota

Sebarkan artikel ini
Aksan Jaya Putra dan Andi Sulolipu (tengah) saat menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Kelurahan Anggoya. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Jelang pemilihan Wali Kota Kendari, pasangan calon nomor urut 4, Aksan Jaya Putra dan Andi Sulolipu (AJP-ASLI), semakin gencar menyerap aspirasi masyarakat. Kali ini, pasangan calon yang diusung Partai Golkar dan PPP ini mengunjungi wilayah Kelurahan Anggoya, BTN Batu Marupa, Kelurahan Petoaha, dan Nambo, Rabu (16/1/2024).

AJP-ASLI menerima berbagai aspirasi dari masyarakat, termasuk terkait beasiswa pendidikan dan bantuan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Masyarakat di Kelurahan Nambo khususnya, menginginkan agar Pemerintah Kota Kendari menghidupkan kembali kegiatan pertambangan pasir Nambo.

Baca Juga :  Kabinda Sultra Pesan kepada Wartawan dan Masyarakat Sukseskan Pilkada 2024

Pada kesempatan tersebut, AJP-ASLI kembali memperkenalkan program prioritasnya untuk Kota Kendari tahun 2025-2030.

AJP menyampaikan bahwa ia dan Andi Sulolipu memiliki program beasiswa pendidikan untuk masyarakat, terkhusus bagi pelajar atau mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. Untuk membantu UMKM, mereka menawarkan program dana hibah UMKM dan kredit usaha tanpa jaminan.

AJP juga menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali kegiatan pertambangan Pasir Nambo di wilayah Kelurahan Nambo.

Baca Juga :  Dituduh Curang, Tim Hukum BAHTERA Laporkan Dugaan Politik Uang yang Melibatkan Pemerintah Desa hingga ASN ke Bawaslu Muna

Ia menyatakan bahwa jika AJP-ASLI terpilih memimpin Kota Kendari, mereka akan merevisi Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kelurahan Nambo, sehingga wilayah tersebut dapat menjadi kawasan pertambangan Pasir Nambo.

“InsyaAllah, kami akan memperjuangkan perubahan RTRW Kota Kendari agar wilayah Kelurahan Nambo dapat menjadi kawasan pertambangan Pasir Nambo,” ujar AJP.

Menurut AJP, rencana menghidupkan kembali pertambangan Pasir Nambo ini perlu mendapat perhatian serius. Di satu sisi, masyarakat di wilayah tersebut menggantungkan hidup pada kegiatan pertambangan. Namun, di sisi lain, perlu dipertimbangkan dampak lingkungan dan sosial yang mungkin timbul akibat kegiatan pertambangan.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Wakuru, Samurabi Dukung Penuh Pasangan Bachrun-Asrafil di Pilkada Muna

“Penting untuk meninjau kembali peraturan dan kebijakan terkait pertambangan pasir, termasuk RTRW, untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

 

 

 

 

Laporan: Isal
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!