KPU dan Bawaslu

KPU Sultra Terima Peserta Kirab Pilkada Tahun 2024, Keliling di 17 Kabupaten dan Kota

355
×

KPU Sultra Terima Peserta Kirab Pilkada Tahun 2024, Keliling di 17 Kabupaten dan Kota

Sebarkan artikel ini
Suasana Apel penerimaan Peserta Kirab Pilkada Serentak Tahun 2024 KPU Provinsi Sultra bersama KPU Kabupaten dan Kota di Pelataran Tugu Eks MTQ Kendari, Sabtu (12/10/2024). (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Apel Penerimaan Kirab Pilkada Serentak Tahun 2024 di pelataran Tugu Eks MTQ Kendari, Sabtu (12/10/2024). Mobil peserta Kirab Pemilu ini bertujuan untuk menyosialisasikan dan meningkatkan partisipasi memilih masyarakat dalam pesta demokrasi 27 November 2024, mendatang.

Apel penerimaan Kirab ini dihadiri oleh Komisioner atau Anggota KPU Kabupaten dan Kota se- Sultra, Kepala Sekretariat dan Kasubag masing-masing KPU, serta perwakilan PPK masing-masing KPU Kabupaten dan Kota se- Sultra.

Peserta Kirab Pemilu ini diterima dan disambut langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU RI diwakilkan kepada Kepala Deputi Bidang Dukungan Teknis, Eberta Kawima, dan Anggota KPU Provinsi Sultra Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Sultra, Amiruddin.

Peserta Kirab ini telah berkeliling di seluruh kecamatan hingga kabupaten dan kota se- Sultra menyoalisasikan pelaksanaan Pilkada dan ajakan memilih atau menyalurkan hak pilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 November 2024. Peserta Kirab ini dilepas pada Jumat, 4 Oktober 2024, lalu.

Baca Juga :  KPU Sultra Gencarkan Sosialisasi Pendidikan Pemilu kepada Pemilih Pemula di Konawe Selatan

Dalam sambutannya, Amiruddin, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menyukseskan Pilkada serentak Tahun 2024. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan keamanan selama proses pemilihan.

“Kirab ini merupakan bentuk nyata dari komitmen KPU Sultra untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan menyoalisasikan tahapan Pilkada serentak Tahun 2024. Kami berharap dengan adanya kirab ini, masyarakat semakin memahami dan terlibat aktif dalam proses demokrasi,” ujarnya.

Amiruddin mengucapkan banyak-banyak terimakasih dan selamat datang kembali kepada seluruh peserta Kiran Pemilu yang sudah melintasi seluruh kecamatan dan 17 kabupaten dan kota se- Sultra.

“Dalam perjalanannya, kami menemukan respon dan dukungan yang sangat luar biasa, begitu positif, dan antusias dari masyarakat khususnya pemerintah daerah. Karena hampir di semua jalur kabupaten dan kota diikuti oleh jajaran pemerintah daerah masing-masing,” ujarnya dalam sambutannya.

Baca Juga :  KPU Muna Mulai Distribusikan Logistik Pemilihan 14 Februari ke Setiap TPS

Lebih lanjut, dia menyampaikan, bukti dukungan dari masyarakat dan pemerintah tersebut merupakan hal yang sangat positif, karena peserta Kirab ini bukan hanya meminta partisipasi masyarakat dalam hal pemilihan nanti, tetapi juga hal meminta masyarakat ikut mendukung kelancaran dan kesuksesan Pilkada.

“Untuk itu, kami KPU Provinsi Sultra melalui kesempatan ini menyampaikan banyak-banyak terima kasih kepada KPU kabupaten dan kota, khususnya Kordiv Parmas dan SDM, karena sudah menyukseskan pelaksanaan Kirab ini,” tuturnya.

Sementara itu, Eberta Kawima, yang mewakili Sekjen KPU, menyampaikan apresiasi atas inisiatif KPU Sultra dalam menggelar apel penerimaan Kirab ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak Tahun 2024.

“Kami yakin dengan kerja sama dan sinergi yang baik antara KPU, masyarakat, dan stakeholder terkait, Pilkada serentak Tahun 2024 dapat berjalan lancar, aman, dan demokratis,” ujarnya.

Baca Juga :  Panggung Demokrasi: KPU Sultra Gelar Sosialisasi Politik di SMAN 2 Konsel

Eberta menegaskan, meskipun peserta Kirab telah finish setelah 8 hari keliling melakukan sosialisasi menyampaikan pesan-pesan pemilu,
sosialisasi ini tidak boleh berhenti dilaksanakan sampai nanti tanggal 26 November

“Kampanyenya boleh berhenti tanggal 23 November, tetapi sosialisasi boleh dilaksanakan sampai dengan 26 November 2024 karena sosialisasi tidak ada masanya, kalau kampanye itu 3 hari sebelum pemungutan suara masa tenang itu dilaksanakan tanggal 24, 25, 26 November 2024,” tegasnya.

Eberta menyebutkan, sosialisasi itu tujuannya adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar tertarik datang ke TPS 27 November untuk menyalurkan hak suaranya.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KPU Provinsi Sulawesi Tenggara yang sudah melaksanakan kegiatan yang luar biasa ini,” pungkasnya

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!