/*
Breaking News
*/
Ekobis

BI Sultra Edukasi Kebanksentralan Siswa SMPN 1 Sampara, Diajak Cerdas Kelola Keuangan

18
×

BI Sultra Edukasi Kebanksentralan Siswa SMPN 1 Sampara, Diajak Cerdas Kelola Keuangan

Sebarkan artikel ini
(Foto: Dok. Humas BI)

KOLOMRAKYAT.COM: KONAWE – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperluas edukasi kebanksentralan kepada generasi muda. Kali ini, edukasi tersebut menyasar siswa-siswi SMP Negeri 1 Sampara, Kabupaten Konawe, melalui program Go To School yang digelar pada Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat peran dan fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia, sekaligus memahami pentingnya menggunakan uang secara bijak sejak usia dini.

Dalam kegiatan itu, siswa mendapatkan berbagai materi terkait kebanksentralan, mulai dari sejarah, kedudukan, fungsi dan tugas Bank Indonesia hingga perannya dalam menjaga kestabilan nilai rupiah serta mendukung kelancaran sistem pembayaran.

Baca Juga :  Bank Sultra Salurkan CSR Rp250 Juta, 625 Siswa di Konawe Terima Beasiswa Pada Puncak HUT Ke-66

Asisten Analis Unit Kehumasan Bank Indonesia (BI) Sultra, Muhammad Ashar, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
Ia memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya mengenal sistem keuangan dan peran Bank Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi kebanksentralan dinilai penting diberikan sejak bangku sekolah agar generasi muda tidak hanya memahami fungsi uang, tetapi juga mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

Selain mengenalkan tugas dan fungsi Bank Indonesia, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai literasi keuangan. Materi tersebut mencakup kebiasaan menabung, mengelola uang secara bijak, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Baca Juga :  Jasa Raharja dan Astra Honda Motor Bersinergi Kembangkan Program Keselamatan Berkendaraan

“Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki kebiasaan yang baik dalam mengelola uang,” menjadi salah satu pesan penting dalam edukasi tersebut.

Tak hanya itu, siswa juga diperkenalkan dengan perkembangan sistem pembayaran digital, termasuk penggunaan QRIS. Edukasi ini diarahkan agar generasi muda memahami kemudahan transaksi digital sekaligus tetap memperhatikan aspek keamanan dan kehati-hatian dalam bertransaksi.

Materi lainnya yang menjadi perhatian adalah gerakan Cinta, Bangga dan Paham Rupiah (CBP Rupiah).

Melalui edukasi tersebut, siswa diajak untuk mengenali ciri-ciri rupiah, memperlakukan uang dengan baik, menjaga dan merawat rupiah, serta memahami bahwa rupiah merupakan simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Melawan Stunting, Alfamidi Berikan Ribuan Telur untuk Balita di Konawe Utara

Program Go To School ini diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat membentuk kebiasaan positif para pelajar dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan bekal pengetahuan mengenai kebanksentralan, literasi keuangan, transaksi digital dan CBP Rupiah, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pelajar yang cerdas secara finansial, disiplin, bertanggung jawab dan bijak dalam mengambil keputusan keuangan.

Edukasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia untuk mendekatkan pemahaman mengenai kebanksentralan kepada masyarakat, khususnya generasi muda sebagai calon penerus bangsa.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!