/*
Breaking News
*/
Muna

Penyuluh Pertanian dan Pemkab Muna Rapat Koordinasi Menangani Kemarau Elnino

525
×

Penyuluh Pertanian dan Pemkab Muna Rapat Koordinasi Menangani Kemarau Elnino

Sebarkan artikel ini
Bupati Muna Bachrun Labuta didampingi Kepala Dinas TPHP Muna La Ode Anwar Agigi, Kadis PMD Fajaruddin Wunanto bersama penyuluhan pertanian Kabupaten Muna, Foto: LM Nur Alim.

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Kementerian Pertanian melalui Penyuluh Pertanian Kabupaten Muna melakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna dalam optimalisasi jaringan irigasi dalam menghapi elnino dan sinkronisasi program strategis tahun 2026 yang diadakan di aula gedung Galampano Kantolalo, Senin (31 Agustus 2026).

Bupati Muna Bachrun Labuta berkomitmen akan terus membangun dan memperhatikan masalah air pertanian petani, serta akan terus mencetak sawah baru.

“Kita harus yakin, ditangan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) masyarakat Kabupaten Muna bisa makan, dengan produksi sendiri. Saat ini kita memiliki program percetakan sawah sekitar 1.000 hektar. Maka kita bisa menghasilkan swasembada beras dan menghasilkan perputaran ekonomi dalam daerah karena tidak mengambil beras dari luar daerah,” kata Bachrun dengan nada optimis sembari memberikan semangat kepada 116 Penyuluh Pertanian Kabupaten Muna.

Baca Juga :  Kabupaten Muna Penyumbang Deflasi Bapok Tertinggi di Sultra

Dia menyampaikan, Pertanian itu tidak bisa lepas dari kolaborasi lintas sektor, pertanian, peternakan, perikanan, PUPR dan yang lainnya serta BMKG.

“Saya berharap ditangan PPL saat ini, visi misi Bupati dan Wakil Bupati bisa dijalankan dan saya yakin itu bisa dicapai. Saya berharap kepada teman-teman PPL untuk menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Kalau PPL punya kebun satu atau dua hektar maka hasilnya dinikmati sendiri bukan untuk Bupati atau pejabat lainnya,” ungkapnya.

Bachrun mengatakan, bagi Desa yang berhasil menciptakan Desa memiliki produktivitas dan produksi yang tinggi akan diberikan penambahan anggaran dan yang kurang produktif akan dibatasi anggarannya bahkan yang tidak aktif BUMDesnya bisa dipotong 5 persen dan diberikan kepada yang aktif.

Baca Juga :  Kejari Muna Bersama IAD Memberikan Bantuan Sembako dan Bedah Panti Asuhan Baitul Rahman

“Ini akan kita buat dan data penilaian berdasarkan data dari pertanian. Yang paling penting itu PPL hadir ditengah-tengah kebun petani untuk mengawal petani bisa sukses bercocok tanam. Saya berharap Kabupaten Muna bisa swasembada beras dalam kepemimpinan saya,” kata Bachrun.

Sementara, Ketua tim kerja administrasi penyuluhan pertanian Kabupaten Muna La Ode Asnar Subuh menyampaikan, bahwa rapat koordinasi ini untuk merumuskan suatu kebijakan dalam menghadapi kekeringan ini, maka dari itu, melibatkan Dinas PUPR, PMD, TPHP untuk membahas kekeringan lahan pertanian di Desa-desa akibat musim panas Elnino.

Baca Juga :  Wakil Bupati Muna Menyerahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo ke Pengurus Mesjid Al-Munajad

“Per awal Agustus 2026, kita ada acaman kekeringan 187 hektar tersebar didua kecamatan yakni parigi dan kabawo. Bahkan di Kecamatan Parigi ada ancaman gagal panen 20,5 hektar dan 187 hektar itu kekeringan berat,” cetus Asnar.

Asnar menerangkan, setelah melakukan langkah-langkah dengan dinas TPHP Muna, baik pompa dan mencai sumber air sehingga bisa mengatasi sebahagian kekeringan sawah sekitar 70 hektar sawah.

“Akhirnya hari ini yang terancam kekeringan tinggal sekitar 100 hektar. Kita tidak bisa terus begini, harus ada langkah yang diambil untuk perbaikan irigasi sehingga air bisa tersedia setiap saat bahkan menghadapi musim kemarau,” ucapnya.

Laporan : LM Nur Alim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!