/*
Breaking News
*/
Kampus

805 Mahasiswa UHO Dilepas Ikuti KKN Tematik Literasi dan Infrastruktur, Tersebar di 8 Kabupaten

126
×

805 Mahasiswa UHO Dilepas Ikuti KKN Tematik Literasi dan Infrastruktur, Tersebar di 8 Kabupaten

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Sebanyak 805 mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) resmi dilepas untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi dan KKN Tematik Infrastruktur Tahun 2026 di Gedung Auditorium UHO, Kamis (23/7/2026).

Pelepasan mahasiswa KKN Tematik tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. La Ode Santiaji Bande mewakili Plt Rektor UHO bersama Ketua Panitia KKN Tematik Literasi dan KKN Tematik Infrastruktur UHO Tahun 2026, Dr. Muhaimin Hamzah, S.Pi., M.Si disaksikan dosen pembimbing lapangan (DPL).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi UHO memperkuat kontribusi mahasiswa di tengah masyarakat, khususnya dalam peningkatan budaya literasi dan pembangunan infrastruktur.

Ketua Panitia KKN Tematik, Dr. Muhaimin, dalam laporannya menjelaskan bahwa kedua program KKN tersebut merupakan bentuk kerja sama UHO dengan kementerian/lembaga pemerintah.

KKN Tematik Literasi merupakan program kerja sama antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Universitas Halu Oleo. Sementara KKN Tematik Infrastruktur merupakan hasil kerja sama UHO dengan Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Menurut Muhaimin, kepercayaan yang kembali diberikan kepada UHO untuk menyelenggarakan KKN Tematik Literasi menunjukkan adanya keberlanjutan dan evaluasi positif terhadap pelaksanaan program serupa pada tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Mahasiswa STIE Enam Enam Kendari Ikut Magang Internasional Enam Bulan di Taiwan

“Pada tahun ini UHO kembali dipercaya sebagai salah satu perguruan tinggi penyelenggara KKN Tematik Literasi di Indonesia setelah tahun lalu sukses melaksanakan kegiatan yang sama,” jelasnya dalam laporan panitia.

Sementara itu, untuk KKN Tematik Infrastruktur, tahun 2026 menjadi tahun kelima UHO dipercaya sebagai salah satu perguruan tinggi penyelenggara program tersebut.

Dari sisi jumlah peserta, KKN Tematik Literasi menjadi program dengan peserta terbanyak. Sebanyak 700 mahasiswa akan diterjunkan ke lapangan dengan pendampingan 50 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Ratusan mahasiswa tersebut akan ditempatkan di 50 lokus yang terdiri atas perpustakaan desa/kelurahan maupun Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Lokasi kegiatan tersebar di tiga kabupaten di Sulawesi Tenggara: 30 lokasi berada di Kabupaten Konawe Selatan, 12 lokasi di Kabupaten Bombana, dan delapan lokasi di Kabupaten Kolaka Utara.

Selama berada di lokasi, para mahasiswa akan menjalankan program KKN selama 30 hari efektif. Kehadiran mahasiswa diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan akademik, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan budaya membaca, pengelolaan perpustakaan dan pengembangan aktivitas literasi masyarakat.

Sementara itu, KKN Tematik Infrastruktur Tahun 2026 diikuti 105 mahasiswa yang didampingi tujuh DPL. Para mahasiswa akan ditempatkan pada tujuh lokasi yang tersebar di lima kabupaten: dua lokasi di Kabupaten Kolaka, dua lokasi di Kabupaten Kolaka Timur, satu lokasi di Kabupaten Konawe, satu lokasi di Kabupaten Konawe Selatan, dan satu lokasi di Kabupaten Bombana.

Baca Juga :  Penandatanganan MoU Antara PT Jasa Raharja dan Institut Agama Islam Negeri Kendari

Keterlibatan mahasiswa dalam dua program tematik ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori di ruang kuliah, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Muhaimin menambahkan, sebelum diberangkatkan ke lokasi, panitia terlebih dahulu memastikan seluruh kebutuhan administrasi dan atribut mahasiswa maupun DPL telah disiapkan.

“Panitia saat ini sedang menyiapkan administrasi dan atribut untuk mahasiswa dan DPL pada kedua KKN Tematik tersebut. Diperkirakan seluruh persiapan selesai pada Jumat, 24 Juli 2026, sehingga pada Sabtu, 25 Juli 2026 mahasiswa sudah dapat diberangkatkan ke lokasi masing-masing,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN Tematik Literasi dan KKN Tematik Infrastruktur Tahun 2026.

Dukungan tersebut terutama datang dari Rektor UHO yang memberikan dukungan moril maupun pendanaan bagi pelaksanaan kegiatan. Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia sebagai mitra UHO dalam penyelenggaraan kedua program KKN tematik tersebut.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para pimpinan fakultas, mulai dari dekan hingga koordinator program studi yang telah memfasilitasi mahasiswa untuk mengikuti program KKN Tematik.

Baca Juga :  PT Jasa Raharja Lanjutkan Kerja Sama dengan Universitas Padjajaran Soal Keselamatan Lalu Lintas

Tak hanya itu, panitia turut mengapresiasi Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UHO, para kepala pusat, seluruh staf LPPM, serta jajaran panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.

Peran DPL juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan KKN. Para dosen pembimbing akan mendampingi mahasiswa selama menjalankan program di lapangan, sekaligus memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

“Terima kasih kepada Bapak/Ibu DPL atas bimbingannya kepada mahasiswa, serta seluruh mahasiswa peserta KKN Tematik Literasi dan KKN Tematik Infrastruktur Tahun 2026,” ujar Muhaimin.

Dengan diterjunkannya 805 mahasiswa ke berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara, UHO kembali menunjukkan komitmennya untuk memperluas peran perguruan tinggi di tengah masyarakat.

KKN Tematik Literasi diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekosistem literasi yang lebih kuat melalui perpustakaan desa, kelurahan dan Taman Bacaan Masyarakat. Sementara KKN Tematik Infrastruktur diarahkan untuk memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur di daerah.

Bagi UHO, program KKN bukan sekadar agenda tahunan mahasiswa, tetapi menjadi salah satu sarana untuk menghadirkan kontribusi perguruan tinggi secara langsung kepada masyarakat. (Adv)

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!