/*
Breaking News
*/
Kolom Sultra

Indosat Business Luncurkan Solusi Manajemen Energi Berbasis AI, Bantu Industri Tekan Biaya dan Penuhi Regulasi

42
×

Indosat Business Luncurkan Solusi Manajemen Energi Berbasis AI, Bantu Industri Tekan Biaya dan Penuhi Regulasi

Sebarkan artikel ini
(Foto: Dok. Humas Indosat)

KOLOMRAKYAT.COM: Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui lini bisnis korporatnya, Indosat Business, resmi meluncurkan Solusi Manajemen Energi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk membantu pelaku industri mengelola konsumsi energi secara lebih efisien, menekan biaya operasional, sekaligus memenuhi regulasi pemerintah terkait konservasi energi.

Peluncuran yang berlangsung pada Kamis, 23 Juli 2026, ini menjadi respons atas semakin ketatnya kewajiban penerapan manajemen energi di Indonesia sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 33 Tahun 2023 serta standar internasional ISO 50001.

Aturan tersebut mewajibkan pengguna energi skala besar menerapkan program konservasi energi secara terstruktur, termasuk pemantauan energi secara real-time, sub-metering, hingga pelaporan berkala.

Kebutuhan akan solusi ini semakin mendesak mengingat konsumsi energi nasional terus meningkat. Pada 2024, konsumsi energi final Indonesia mencapai rekor tertinggi dalam satu dekade, yakni 1,276 miliar Setara Barel Minyak (SBM). Sektor industri menjadi pengguna terbesar dengan kontribusi 45,94 persen dari total konsumsi nasional, sementara kebutuhan listrik tumbuh lebih dari 5 persen setiap tahun.

Baca Juga :  IKA Alumni SPP-SPMA Wawotobi Sultra Sinergi dengan Siswa Tanam Ribuan Bibit Cabe di Lingkungan Sekolah

Di sisi lain, biaya listrik kini menyumbang sekitar 8 hingga 12 persen dari total biaya operasional industri. Tanpa sistem pemantauan yang memadai, perusahaan diperkirakan kehilangan 10 hingga 30 persen energi akibat inefisiensi, gangguan peralatan, hingga pemborosan yang sebenarnya dapat dicegah.

Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Perencanaan Strategis, Jisman P. Hutajulu, menegaskan bahwa konservasi energi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan dunia usaha.

“Solusi yang diluncurkan oleh Indosat Business menunjukkan bagaimana sektor swasta mampu menerjemahkan tuntutan regulasi menjadi solusi praktis yang dapat langsung dimanfaatkan pelaku usaha. Langkah ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi dan daya saing nasional, tetapi juga membantu industri memenuhi kewajiban kepatuhan serta target keberlanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Virus ASF dan Penyakit Berbahaya Karantina Sultra Periksa Kapal Asing

Sementara itu, Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Danny Buldansyah, mengatakan bahwa energi kini bukan lagi sekadar komponen biaya operasional, melainkan telah menjadi faktor strategis yang memengaruhi profitabilitas, keandalan, dan daya saing perusahaan.

“Kami tidak hanya menyediakan alat pemantau, tetapi juga mendampingi pelanggan menyelesaikan tantangan nyata dalam pengelolaan energi. Dengan memadukan jaringan, data, dan AI milik Indosat bersama keahlian operasional pelanggan, kami menghadirkan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan,” katanya.

Menurut Danny, keunggulan Indosat terletak pada jangkauan jaringan nasional yang mampu menjangkau kawasan industri, menara telekomunikasi, hingga lokasi terpencil. Seluruh layanan diintegrasikan dalam satu platform berbasis managed service, sehingga pelanggan tidak perlu lagi mengelola berbagai sistem dari vendor yang berbeda.

Solusi Manajemen Energi ini diperkuat dengan AI-driven Intelligence Layer yang mampu menganalisis data operasional secara berkelanjutan, mendeteksi anomali, memberikan peringatan dini, serta merekomendasikan langkah-langkah optimalisasi.

Baca Juga :  Dokumen Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 Pemprov Sultra Resmi Diterima DPRD Sultra

Melalui layanan end-to-end managed service, Indosat Business menghadirkan lima fitur utama, yakni pemantauan konsumsi listrik, pemantauan genset dan transformator, sistem pemantauan baterai, sistem penerangan jalan umum pintar, serta pemantauan penggunaan air dan gas untuk mendeteksi potensi kebocoran.

Dengan berbagai kemampuan tersebut, perusahaan diharapkan mampu menekan biaya utilitas, meningkatkan pemanfaatan aset, mengurangi potensi downtime, sekaligus mempermudah pemenuhan kewajiban pelaporan konservasi energi dan pencapaian target Environmental, Social, and Governance (ESG).

Peluncuran Solusi Manajemen Energi ini semakin mempertegas komitmen Indosat Business dalam menghadirkan inovasi berbasis AI yang memberikan nilai tambah bagi dunia usaha sekaligus mendukung percepatan transformasi digital dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!