KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Merespon isu miring bahwa tidak akan melanjutkan kepemimpinan pada pemilihan gubernur selanjutnya, Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menanggapi santai isu tersebut dan menyatakan memilih fokus bekerja menyelesaikan program kerja yang baru setahun memimpin.
“Masih lama kok sudah sekarang di ngomongin. Jadi sebenarnya masih ada 4 tahun lagi. Nah, berikanlah kesempatan kepada saya dulu untuk bekerja,” ujarnya kepada awak media usai menyerahkan bantuan beasiswa di Aula Rujab Gubernur, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, masa pengabdiannya sebagai gubernur masih panjang dan banyak program yang harus dituntaskan demi masyarakat Sulawesi Tenggara. Karena itu, ia enggan terlalu dini berbicara soal Pilgub 2029.
“Masih ada empat tahun saya untuk mengabdi. Jadi sekarang ini kita bekerja saja dulu,” katanya.
ASR menjelaskam, isu tersebut muncul saat dirinya berdiskusi santai dengan sejumlah ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), baru-baru ini.
Dalam perbincangan dengan mahasiswa itu, Andi Sumangerukka, berbagi pandangan tentang makna seorang pemimpin. Ia menyebut, menjadi pemimpin bukan soal kekuasaan, melainkan kesiapan untuk berkorban demi kepentingan masyarakat banyak.
“Kalau ingin jadi pemimpin, harus siap menjadi korban perasaan. Pemimpin itu pribadi yang banyak mengorbankan keinginannya demi mengakomodasi keinginan orang banyak,” ungkapnya.
Kepada mahasiswa dalam pertemuan itu, Ia memaparkan sering menyampaikan pesan tersebut kepada generasi muda yang ingin terjun ke dunia kepemimpinan. Bahkan di ruang kerjanya, ia kerap mengingatkan bahwa jabatan memiliki konsekuensi besar.
“Itu kursi kalau mau diduduki, harus siap-siap,” ujarnya kepada mahasiswa mencontohkan dalam pertemuan tersebut.
Meski demikian, Andi Sumangerukka kepada mahasiswa mengaku tidak menutup kemungkinan terkait langkah politiknya di masa depan. Namun ia menegaskan keputusan tersebut nantinya juga akan mempertimbangkan dukungan keluarga.
“Belum tentu saya mau maju lagi. Saya juga lihat istri saya setuju atau tidak, keluarga saya setuju atau tidak. Karena yang merasakan semua ini juga keluarga,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Andi Sumangerukka kembali menekankan bahwa fokus utamanya saat ini adalah bekerja secara bertahap dan menyelesaikan program-program pemerintahan yang telah direncanakan.
“Step by step saja. Kita bekerja dulu. Tidak usah bicara 2029 sekarang, masih jauh,” tutupnya.
Laporan: Hasrul Tamrin











