AdvetorialPemkot Kendari

Wali Kota Kendari Panen Raya Jagung dan Padi Sawah, Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Pemulihan Pasca-Banjir

25
×

Wali Kota Kendari Panen Raya Jagung dan Padi Sawah, Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Pemulihan Pasca-Banjir

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran turut dalam aksi Panen Raya Jagung Kuartal II inisiasi Polri dan panen Padi Sawah mendukung ketahanan pangan nasional. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara berkolaborasi dengan Kepolisian Polresta Kendari turut dalam aksi Panen Raya Jagung Kuartal II di Kelurahan Labibia, Kota Kendari, pada Sabtu (16/5/2026).

Kehadiran Siska Karina Imran dalam agenda panen raya tersebut menegaskan komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kota Kendari terhadap akselerasi program strategis nasional di sektor ketahanan pangan.

Agenda panen raya Jagung kuartal II ini dilaksanakan serentak di beberapa wilayah di Indonesia yang dikomandoi oleh Kepolisian Republik Indonesia berpusat di Dusun Bulubrin, Tuwiriwetan, Marakurak, Tuban, Jawa Timur, dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia melalui fasilitas konferensi video (zoom meeting).

Di Kendari, kegiatan yang diinisiasi oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari ini dilaksanakan langsung di kawasan lahan pertanian milik Hasanudin Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kendari, Ibu dr. Hj. Siska Karina Imran, S.K.M., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kendari hadir langsung mendamping Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayor Jenderal TNI (Purn) Nirwan Andi Sumangerukka.

Baca Juga :  Wali Kota Kendari Teken Letter of Intent dengan Pemerintah La Rochelle Dalam Pengelolaan Air Bersih dan Lingkungan

Sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap produktivitas sektor pertanian, pada rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan berupa bibit tanaman dan pupuk kepada Kelompok Tani Matagonawi.

Melalui pelaksanaan panen raya serentak dan penyediaan infrastruktur pendukung pangan yang diintegrasikan oleh Polri, Pemerintah Kota Kendari berharap sinergi lintas sektor antara jajaran pemerintah, aparat penegak hukum dan kelompok tani dapat terus terjaga demi mewujudkan kedaulatan pangan yang tangguh

Tak sampai disitu, pada hari yang sama Sabtu (16/5), dukung Pemerintah Kota Kendari dalam aksi ketahanan pangan ini berlanjut melalui aksi panen Padi Sawah di kawasan persawahan Kelompok Tani Samaturu II, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga.

Kegiatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan jajaran Forkopimda Kota Kendari dan Provinsi Sultra ini selain sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan, juga mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabanjir yang sempat merendam ratusan hektare sawah di wilayah Kota Kendari.

Baca Juga :  Pemkot Kendari dapat Bantuan dari Bank Dunia untuk Pengelolaan Sampah

Panen dilakukan langsung Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka bersama Wali Kota Kendari dr.Hj.Siska Karina Imran, SKM., dan jajaran Forkopimda di atas lahan sekira 1,5 hektare.

Meski sebelumnya terdampak banjir, produktivitas padi di wilayah tersebut masih tergolong baik. Dari setiap hektare lahan, petani diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 5,5 ton gabah.

Sebelum panen dimulai, pemerintah juga menyerahkan bantuan benih padi dan pupuk kepada lima kelompok tani sebagai dukungan pemulihan produksi pertanian pascabanjir. Masing-masing kelompok menerima 10 kilogram benih dan 50 kilogram pupuk.

Bantuan diberikan kepada sejumlah kelompok tani di kawasan Baruga, di antaranya Poktan Samaendre dan Poktan Samaturu II.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan, kondisi lahan pertanian yang sebelumnya terendam banjir kini mulai berangsur membaik sehingga petani sudah kembali melakukan panen.

“Sudah mulai surut Alhamdulillah. Mudah-mudahan lahan yang masih tergenang juga bisa segera ikut panen,” ujarnya, Sabtu (16/5).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Imran Ismail menyebut bantuan pupuk dan benih yang disalurkan berasal dari APBD Kota Kendari serta dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian.

Baca Juga :  Kunjungan Wisatawan di Pantai Nambo Tembus 24 Ribu Pasca Dibenahi, Siap Jadi Etalase Dunia di UCLG ASPAC 2026

Untuk tahap awal, pemerintah menyerahkan sekitar 50 sak pupuk kepada kelompok tani terdampak banjir. Selain itu, bantuan benih padi dari kementerian juga akan kembali disalurkan untuk mendukung musim tanam kedua tahun 2026.

Pemerintah pusat juga menyiapkan sekitar 235 ton benih padi guna mendukung keberlanjutan produksi pertanian di Kota Kendari.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, total potensi lahan sawah di kawasan Baruga mencapai 320 hektare. Namun akibat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, sekitar 151 hektare lahan terdampak dan sekitar 73 hektare di antaranya mengalami puso atau gagal panen.

Meski begitu, pemerintah memastikan sebagian besar lahan pertanian masih dapat diselamatkan. Saat ini sekitar 247 hektare sawah dinyatakan siap panen pada musim tanam pertama tahun 2026.

Pemerintah daerah juga memastikan pendampingan kepada petani terus dilakukan agar produktivitas pertanian tetap terjaga meski sempat diterpa banjir.

Selain bantuan benih dan pupuk, pemerintah akan terus menyalurkan dukungan sarana produksi pertanian untuk mempercepat pemulihan lahan dan menjaga ketahanan pangan daerah. ** (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!