Kolom Sultra

Polda Sultra Teguhkan Komitmen Rekrutmen Bersih melalui Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Polri 2026

138
×

Polda Sultra Teguhkan Komitmen Rekrutmen Bersih melalui Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Polri 2026

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses rekrutmen yang bersih, transparan, dan berintegritas melalui penandatanganan pakta integritas serta pengambilan sumpah penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Dachara Polda Sultra, Selasa (31/3/2026), dipimpin langsung oleh Wakapolda Sultra, Brigjen Pol. Gidion Arif Setyawan. Turut hadir Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol. Dr. Arief Fitrianto, para pejabat utama, panitia seleksi, peserta calon siswa (casis), serta orang tua dan wali.

Dalam sambutannya, Wakapolda menyampaikan arahan Kapolda Sultra yang menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

Baca Juga :  Diisukan Kena Sanksi KLH, PT TBS Pamerkan Kontribusi Nyata kepada Masyarakat di Bombana

Menurutnya, penandatanganan pakta integritas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud komitmen moral seluruh pihak untuk menjaga integritas sepanjang tahapan seleksi.

“Ini adalah ikrar bersama bahwa proses rekrutmen Polri harus bebas dari praktik-praktik menyimpang. Tidak ada ruang bagi percaloan, korupsi, maupun bentuk kecurangan lainnya,” tegas Gidion.

Ia menjelaskan, penerimaan terpadu anggota Polri 2026 meliputi jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama. Sistem terpadu ini dirancang untuk memastikan proses seleksi berjalan lebih terintegrasi, efisien, dan mampu menjaring putra-putri terbaik bangsa dari berbagai latar belakang.

Baca Juga :  BPTD Sultra Bersama KSOP dan Pelindo Lepas Keberangkatan 400 Peserta Mudik Gratis di Pelabuhan Nusantara

Lebih lanjut, Gidion menekankan bahwa seleksi anggota Polri memiliki tingkat kompleksitas tinggi, mencakup penilaian aspek akademik, kesehatan, jasmani, psikologi, hingga integritas moral peserta. Oleh karena itu, setiap tahapan harus dilaksanakan secara objektif, ketat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Polri membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan memiliki integritas tinggi untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujarnya.

Kepada para peserta, ia mengingatkan agar mempersiapkan diri secara optimal dan menjunjung tinggi kejujuran dalam setiap tahapan seleksi. Sementara kepada orang tua dan wali, ia mengimbau untuk memberikan dukungan positif tanpa mudah terpengaruh oleh oknum yang menjanjikan kelulusan dengan cara tidak benar.

Baca Juga :  Pucuk Pimpinan Kemenkumham Sultra Berganti, Mutia Farida Jabat Kepala Kanwil

“Jika menemukan indikasi kecurangan, segera laporkan kepada panitia atau pengawas,” pesannya.

Tak lupa, Wakapolda juga memberikan penekanan kepada seluruh panitia dan pengawas, baik internal maupun eksternal, agar menjalankan tugas secara profesional dan menjauhi segala bentuk penyimpangan sekecil apa pun.

Melalui komitmen yang diteguhkan bersama ini, Polda Sultra optimistis proses penerimaan anggota Polri Tahun 2026 dapat berjalan transparan, akuntabel, serta menghasilkan sumber daya manusia Polri yang unggul, berintegritas, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.

 

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!