Kolom Sultra

Jasa Raharja Dukung KSOP Kendari Dalam Pengaktifan Kembali Single Truck Identification Data

148
×

Jasa Raharja Dukung KSOP Kendari Dalam Pengaktifan Kembali Single Truck Identification Data

Sebarkan artikel ini
Kakanwil Jasa Raharja Sultra, Nur Akbar (paling kiri) saat menghadiri rapat koordinasi pengaktifan kembali STID di KSOP Kendari. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara menyatakan komitmen penuh dalam mendukung upaya digitalisasi dan penataan ekosistem logistik di wilayah pelabuhan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari.

Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi terkait pengaktifan kembali Single Truck Identification Data (STID) yang berlangsung di Kantor Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, pada Rabu (28/01/2026).

Baca Juga :  Pemprov Sultra bersama 17 Kabupaten dan Kota Raih Penghargaan UHC Award

Pertemuan strategis ini dihadiri Kepala KSOP Kelas II Kendari, Kasubdit Regident Polda Sultra, Kabapenda Prov. Sultra, Kepala BPTD Kelas II Prov. Sultra, Kadishub Kota Kendari, perwakilan Pelindo, asosiasi pengusaha truk DPW ALFI/ILFA, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Kepala Kantor Wilayah Kendari PT Jasa Raharja, Nur Akbar, mengatakan penerapan kembali STID bertujuan untuk menciptakan sistem identifikasi tunggal bagi truk kontainer yang beroperasi di wilayah pelabuhan guna meningkatkan efisiensi, keamanan, dan ketertiban administrasi.

Baca Juga :  Tiga Kabupaten di Sultra Raih Penganugrahan Paritana Award Tingkat Provinsi dari Presiden

Keterlibatan Jasa Raharja dalam pembahasan ini berkaitan dengan identifikasi truk yang akan memasuki kawasan pelabuhan. Melalui sistem STID yang terintegrasi, validasi status kendaraan termasuk kepatuhan terhadap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dapat terpantau dengan lebih akurat.

“Dukungan kami terhadap pengaktifan STID adalah bentuk nyata sinergi antar-instansi untuk memastikan bahwa setiap unit transportasi yang beroperasi di pelabuhan tidak hanya efisien secara logistik, tetapi juga tertib administrasi dan terlindungi oleh negara,” ujar Nur Akbar.

Baca Juga :  Kejagung RI Diminta Perintahkan Kejati Sultra Periksa Tiga Mantan Kepala Syahbandar Molawe

Dengan aktifnya kembali STID, diharapkan pelabuhan Kendari dapat menjadi simpul logistik yang lebih modern, aman, dan kompetitif di wilayah Indonesia Timur.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!