KOLOMRAKYAT.COM: KONKEP – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan survei politik untuk memetakan potensi para bakal calon bupati menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024. Hasilnya, nama Abdul Rahman muncul sebagai kandidat terkuat dengan tingkat popularitas mencapai 90,5 persen di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).
Dalam survei PKS, Abdul Rahman mengungguli kandidat bakal calon lain, seperti Rifqi Saifullah Razak dan Andi Muh Lutfi. Tingkat popularitasnya yang mencapai 90,5 persen mencerminkan kepercayaan masyarakat Konkep.
Wakil Ketua DPC PKS Wawonii Tenggara, Sibudi,
mengatakan, tingginya popularitas Abdul Rahman karena telah menjabat sebagai anggota DPRD Konawe Kepulauan selama tiga periode, sehingga masyarakat sangat mengenalnya.
Bahkan, lanjut dia, sebelum Hari Raya Idul Adha, Abdul Rahman aktif melakukan kunjungan ke berbagai desa di Konkep.
“Alhamdulillah, dari undangan teman-teman, kami melihat sambutan masyarakat di Wawonii Langara, Wawonii Timur, dan Utara sangat positif penerimaannya kepada Abdul Rahman,” ujarnya, Minggu (30/6/2024).
Sibudi menyebut, saat ini masyarakat menginginkan perubahan dan lapangan kerja, dan visi misi Abdul Rahman yang jelas menjadikannya sosok yang dekat dengan rakyat.
Sementara itu, Abdul Rahman, mengaku menyambut baik hasil survei tersebut.
“Hasil survei ini memberikan gambaran yang jelas tentang preferensi dan harapan masyarakat terhadap pemimpin mereka di masa depan. Semoga ini bisa menjadi panduan bagi pemilih dan para pemangku kepentingan dalam menentukan arah politik di daerah,” ungkapnya, saat dikonfirmasi awak media.
Survei ini menunjukkan tingkat literasi politik masyarakat Konkep yang meningkat menjelang Pilkada November 2024. Abdul Rahman, dengan popularitas dan kedekatannya dengan masyarakat, muncul sebagai harapan baru untuk membawa perubahan yang diinginkan warga.
Dengan demikian, perjalanan menuju Pilkada 2024 di Konkep semakin menarik untuk diikuti, di mana harapan dan visi masyarakat menjadi faktor penentu dalam pemilihan pemimpin mereka.
Editor: Hasrul Tamrin











