KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Reza Pratama Saputra, resmi terpilih sebagai Ketua Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2030 melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) I Pordi Sultra yang berlangsung di salah satu kawasan perumahan di Kota Kendari, Sabtu (19/9/2026).
Musprov tersebut dihadiri langsung Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pordi, Andi Jamaro Dulung, serta dipimpin Sekretaris Jenderal PB Pordi, H. Mansyur Achmad.
Usai terpilih, Reza menegaskan komitmennya untuk membawa Pordi Sultra menjadi organisasi yang lebih solid, aktif dan diperhitungkan di tingkat daerah maupun nasional.
Ia mengatakan, kepengurusan yang dipimpinnya tidak ingin berhenti pada penyampaian konsep dan wacana, tetapi akan mengutamakan kerja nyata melalui sejumlah program yang terukur.
“Walaupun visi misi saya terkesan belum maksimal, insyaallah saya lebih banyak perbuatan daripada teori. Karena kalau hanya omong-omong saja, organisasi akan stagnan,” ujar Reza.
Menurutnya, langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi dan koordinasi organisasi di seluruh tingkatan, termasuk melakukan pendataan ulang struktur Pordi di 17 kabupaten/kota se-Sultra.
Konsolidasi tersebut ditargetkan menjadi agenda utama dalam enam bulan pertama kepengurusannya.
“Yang pertama, saya akan melaksanakan konsolidasi dan koordinasi di seluruh tingkatan di 17 kabupaten/kota. Kita akan mendata ulang seluruh gardu yang ada. Insyaallah ini kami laksanakan pada enam bulan pertama kepengurusan,” katanya.
Selain penguatan organisasi, Reza juga menyiapkan program pembinaan dan pelatihan wasit secara rutin di berbagai tingkatan.
Ia menilai Sultra memiliki banyak kader potensial yang dapat dikembangkan menjadi wasit, sehingga regenerasi perangkat pertandingan perlu mendapat perhatian.
“Wasitnya jangan itu-itu terus. Banyak kader-kader yang memang memiliki potensi, tetapi wadahnya yang tidak ada. Insyaallah kami akan siapkan wadah itu melalui agenda rutin pelatihan dan pembinaan wasit,” jelasnya.
Program berikutnya adalah menggelar pertandingan domino secara rutin di seluruh tingkatan.
Reza mengatakan, kompetisi tersebut nantinya dapat menjadi ruang pembinaan sekaligus memperkuat hubungan antarpengurus Pordi di 17 kabupaten/kota.
Ia bahkan menyiapkan agenda pertandingan tingkat provinsi dengan peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Sultra.
“Seluruh Pengda akan kami adakan kegiatan rutin. Akan ada semacam pertandingan domino provinsi dengan peserta yang mewakili 17 kabupaten/kota,” ujarnya.
Tak hanya program olahraga, Reza juga memastikan kepengurusannya akan menyiapkan sekretariat tetap sebagai pusat aktivitas organisasi.
Ia menyebut sekretariat Pordi Sultra direncanakan berada di kawasan Citraland Kendari. Sementara untuk tempat berkumpul dan berkoordinasi secara informal, pihaknya akan menjadikan Warkop Haji Atto Tripping sebagai basecamp.
“Untuk sekretariat kepengurusan insyaallah di Citraland. Kemudian untuk berkumpul atau basecamp, kita adakan di Warkop Haji Atto Tripping,” katanya.
Reza berharap, berbagai program tersebut dapat membuat Pordi Sultra semakin dikenal dan memiliki peran lebih besar dalam pengembangan olahraga domino di Sulawesi Tenggara.
“Insyaallah di kepengurusan saya kita akan buat organisasi Pordi ini jaya dan terpandang di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.
Laporan: Hasrul Tamrin











