KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – PT Tadisangka Group bekerja sama Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Kendari melakukan akad massal kepada calon penghuni atau user sebanyak 45 unit kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi yang tersebar di wilayah Kendari dipusatkan disalah satu hotel berbintang di Kendari, Senin (17/11/2025).
Seluruh unit yang dilakukan akan massal, PT Tadisangka Group memberlakukan kebijakan DP 0 persen kepada seluruh user (calon pemilik rumah). Kemudahan ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya yang ingin mendapatkan hunian yang layak karena tidak semua developer mengambil kebijakan ini.
Owner PT Tadisangka Group, Saharuddin Ashar, mengungkapkan unit KPR yang dilakukan proses akan massal ini terbagi pada 9 lokasi perumahan dari target bulan ini sekitar 60 unit.
“Kebijakan DP 0 persen ini memang menjadi kebijakan perusahaan. Seharusnya kan DP 1%.
Tapi memang di Afernas Jaya ini arahan dari Afernas Jaya Pusat memang kita sudah diizinkan oleh pemerintah untuk melakukan DP 0 persen untuk organisasi kami APERNAS Jaya,” ujarnya.
Saharuddin mengungkapkan bahwa kebijakan DP 0 persen lahir dari pengalaman pribadinya yang pernah merasakan susahnya memiliki tempat tinggal.
“Saya memang bercita-cita untuk memberikan rumah buat warga Kendari dan Sulawesi Tenggara sebanyak-banyaknya. Kenapa? Karena saya pernah rasakan tinggal menumpang,” ujar Saharuddin yang juga Ketua Apers Jaya.
Ia menceritakan perjuangannya pada tahun 2010 saat belum memiliki rumah dan membutuhkan waktu hingga tiga tahun untuk membangun rumahnya sendiri.
Pengalaman ini memotivasi pendirian perusahaannya pada tahun 2019 dengan tujuan utama bukan mencari keuntungan semata, melainkan memberikan rumah layak huni.
“Supaya warga Kendari bisa memiliki rumah. Tujuan saya itu,” tegasnya, seraya menjelaskan bahwa kebijakan DP nol persen ini dimungkinkan berkat arahan dan izin dari APERNAS Jaya Pusat.
Dalam akad massal kali ini, total 45 unit dari target 60 unit bulan ini berhasil diakadkan, mencakup lokasi di Puwatu, Abeli, Lepo-Lepo, Kommeto, dan Wanggu. PT Tadisangka Group juga menargetkan pengembangan hingga 40 hektar dan pembangunan 1.000 unit rumah pada tahun depan.
Saharuddin menyatakan, untuk target pengembangan, PT Tadisangka sendiri nanti ini punya lokasi 40 hektar untuk persiapan tahun 2026.
“Tahun depan kita target 700 unit. Itu di empat lokasi berbeda. Lokasi baru kita sekarang ada di Simbo, di Nanga-Nanga, ada di Abeli sama di Puuwatu ada empat lokasi baru sekitar 40 hektar kita mulai,” pungkasnya.
Sementara itu Branch Manager BNI Cabang Kendari, Andi Muhammad Jusuf, menyambut baik akad massal ini dan memuji kebijakan DP 0 persen dari developer sebagai langkah yang patut dicontoh.
“Niatnya memang untuk memberikan, membangun rumah untuk masyarakat Kendari, Sultra dengan segala keringanan yang diberikan. Salah satunya adalah DP nol persen yang tidak semua developer mengambil kebijakan seperti itu,” kata Andi Muhammad Yusuf.
Ia menekankan bahwa penyediaan rumah subsidi merupakan hasil kolaborasi antara developer, perbankan, notaris, dan para user.
BNI saat ini masih memiliki sisa target penyaluran KPR subsidi sebesar Rp333 juta hingga Desember dan optimis target tersebut akan tercapai dengan dukungan developer seperti PT Tadisangka.
Kepada para user, BNI berpesan untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan, terutama dengan menjaga kelancaran pembayaran angsuran.
“Tolong dijaga kepercayaan itu, tolong dijaga dengan tentunya jangan sampai ada keterlambatan dalam pembayaran. Karena kalau ada cacat-cacat tentunya nanti akan berpengaruh, tidak akan di-support dari bank mana pun,” imbaunya.
Pihak BNI juga berharap para developer, meskipun menyediakan rumah subsidi, tetap mengutamakan kualitas hunian agar benar-benar layak bagi masyarakat.
Laporan: Hasrul Tamrin











