KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Dr. Khairul Munadi, resmi melantik tiga pejabat nonstruktural sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas akademik di lingkungan kampus. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Rektorat UHO, Rabu (1/7/2026).
Tiga pejabat yang dilantik yakni Prof. Eka Suaib sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Dr. Heriyanti sebagai Dekan Fakultas Hukum (FH), serta Dr. Syawal Kamiluddin S. yang dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Program Studi.
Dalam sambutannya, Prof. Khairul Munadi menegaskan bahwa Universitas Halu Oleo terus berkomitmen mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks), yang mampu berdaya saing serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, khususnya di kawasan kepulauan dan maritim.
Menurutnya, visi tersebut hanya dapat diwujudkan apabila setiap fakultas mampu menjadi pusat keunggulan akademik melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, riset yang berdampak, inovasi yang bermanfaat, serta pengabdian kepada masyarakat yang menjawab kebutuhan nyata.
“Visi tersebut hanya dapat kita wujudkan apabila tiap fakultas mampu menjadi pusat keunggulan akademik yang menghadirkan pendidikan bermutu, riset yang berdampak, inovasi bermanfaat, dan pengabdian kepada masyarakat yang menjawab kebutuhan nyata,” ujar Khairul.

Ia berharap kepemimpinan baru di FISIP dan Fakultas Hukum dapat bergerak cepat melakukan berbagai pembenahan, mulai dari peningkatan kualitas tata kelola, penguatan budaya mutu, peningkatan akreditasi program studi, hingga memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak.
Khusus bagi Fakultas Hukum, Khairul menekankan pentingnya mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan perkembangan hukum di era transformasi digital dan dinamika global.
“Fakultas Hukum memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan hukum yang profesional, berintegritas, menjunjung tinggi keadilan, serta mampu merespons perkembangan hukum di era transformasi digital dan dinamika global,” katanya.
Selain itu, Dirjen Dikti Kemdiktisaintek tersebut mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk membangun budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan kolaboratif.
Menurutnya, kepemimpinan yang berhasil adalah kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh potensi sivitas akademika serta melahirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Khairul juga mengingatkan bahwa tantangan pendidikan tinggi ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, penguatan kolaborasi lintas disiplin ilmu, kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, serta mitra internasional harus terus diperluas agar UHO semakin dikenal sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
“Ke depan, tantangan pendidikan tinggi akan semakin besar. Karena itu kita harus terus memperkuat kolaborasi lintas disiplin, memperkuat kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha dan dunia industri, serta berbagai mitra internasional agar Universitas Halu Oleo semakin dikenal sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Prof. Khairul Munadi mengajak seluruh keluarga besar UHO untuk memberikan dukungan penuh kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa kemajuan setiap fakultas dan program studi merupakan bagian dari keberhasilan universitas secara keseluruhan.
“Keberhasilan fakultas dan berbagai program studi yang ada merupakan keberhasilan universitas. Dan keberhasilan universitas adalah hasil kerja bersama seluruh keluarga besar,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Hasrul Tamrin











