Partai Politik

Pengurus DPW PKB Sultra Resmi Dikukuhkan, Kader Diwajibkan Dorong Kebijakan Pro-Rakyat

362
×

Pengurus DPW PKB Sultra Resmi Dikukuhkan, Kader Diwajibkan Dorong Kebijakan Pro-Rakyat

Sebarkan artikel ini
Pelantikan pengurus DPW PKB Sultra di salah satu hotel di Kendari. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Tenggara dibawah komando kepemimpinan Jaelani periode 2026-2030 resmi dikukuhkan di salah satu hotel di Kendari, pada Selasa, 10 Februari 2026.

Momentum ini menjadi babak baru bagi pengurus dalam memperkuat struktur partai sekaligus menegaskan komitmen keberpihakan kepada masyarakat di Bumi Anoa.

Selain prosesi pengukuhan, rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan agenda strategis lainnya, yakni Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil).

Agenda tersebut dirancang untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, menekankan bahwa jabatan yang diemban pengurus bukan sekadar simbol struktural, melainkan tanggung jawab besar untuk mengawal kepentingan publik.

Baca Juga :  Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka Nyaleg DPR RI Dapil Sultra di PPP

Ia mewajibkan seluruh kader, terutama yang duduk di kursi legislatif, untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil.

“PKB harus hadir sebagai solusi. Saya instruksikan kepada seluruh kader di Sulawesi Tenggara untuk memastikan setiap kebijakan yang kita kawal di pemerintahan maupun parlemen adalah kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Jaelani.

* Memaksimalkan ‘Gerakan Politik Kehadiran’

Salah satu poin krusial yang dipaparkan Jaelani adalah strategi Gerakan Politik Kehadiran. Ia meminta para kader tidak hanya muncul saat menjelang kontestasi politik, tetapi harus selalu hadir di tengah-tengah persoalan warga.

Baca Juga :  Menyambut Pilkada Serentak, PKN Sultra Gelar Pesta Rakyat Bertabur Hadiah

Menurutnya, eksistensi PKB di Sultra akan sangat bergantung pada sejauh mana kader mampu mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat akar rumput.

Hal itu sesuai dengan visi PKB bahwa menciptakan masyarakat adil dan makmur secara material-spiritual, serta membangun tatanan politik demokratis, terbuka, bersih, dan berakhlakul karimah.

“Semangat politik PKB terus hadir di tengah masyarakat untuk menciptakan perubahan yang lebih baik. Nah, itu lah politik kehadiran yang kita akan terus perjuangkan,” kata politikus yang akrab disapa Bang Jay ini.

Dalam orientasi politik, Jaelani fokus pada peningkatan kapasitas kader dalam memahami ideologi partai, nilai, karakter dan loyalitas.

Baca Juga :  Litanto Siap Tarung Jika Ada Amanah PPP di Pilbup Konawe 2024

Selain itu, peserta ditekankan untuk memahami arah politik PKB utamanya dalam mendorong gerakan politik kehadiran.

Dalam momentum itu juga, peserta turut diberikan pengetahuan tentang kepemimpinan politik PKB, tata kelola, manajemen partai dan fundraising.

Sedangkan muskerwil menghasilkan rekomendasi kerja nyata untuk pembangunan daerah di berbagai sektor. Termasuk mendorong kader untuk menjadi mitra kritis pemerintah di berbagai tingkatan eksekutif.

Dengan pengukuhan ini, DPW PKB Sultra menyatakan kesiapannya untuk tampil lebih agresif namun tetap humanis dalam peta politik lokal, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara yang lebih merata.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!