Kolom Sultra

Penari Kolosal Sultra Siap Berangkat dan Tampil Pada Upacara HUT RI Ke-80 di Istana Negara

412
×

Penari Kolosal Sultra Siap Berangkat dan Tampil Pada Upacara HUT RI Ke-80 di Istana Negara

Sebarkan artikel ini
(Foto: La Ode Kaharmin/Pemprov Sultra)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Pemerintah Kabupaten Wakatobi memfasilitasi pembiayaan keberangkatan tim Penari Kolosal yang akan membawa nama Sultra dalam pagelaran tarian budaya memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2025 mendatang.

Sebanyak 170 orang (penari dan official) yang sebagian besar dari Kabupaten Wakatobi, terdiri dari pelajar SD hingga SMA, akan berangkat ke Jakarta dan menampilkan Tarian Sajo Moane yaitu tarian kolosal Pulau Tomia.

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, meninjau langsung latihan para penari di Gelanggang Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sultra, Selasa (12 Agustus 2025).

Dalam kunjungannya, gubernur memastikan kesiapan tim, mulai dari perlengkapan hingga rencana keberangkatan ke Jakarta.

“Hari ini saya datang untuk memeriksa persiapan tim tarian kolosal, mulai dari perlengkapan hingga persiapan keberangkatan,” ujar Andi Sumangerukka, dilansir dari akun Facebook PPID Utama Sultra, Rabu (13/8).

Baca Juga :  Dua Karyawan Korban Kecelakaan Kerja di Lahan Tambang PT AJB Diberikan Santunan

Usai menyaksikan latihan dan berinteraksi dengan para penari, gubernur menilai tim sudah siap menampilkan yang terbaik di panggung nasional. Gubernur pun memberikan pesan dan semangat kepada seluruh kontingen.

“Jaga kesehatan, tampilkan tarian terbaik kalian, dan bawa nama baik Sultra di kancah nasional,” pesannya.

Fasilitas yang diberikan oleh Pemprov Sultra bersama Kabupaten Wakatobi merupakan wujud apresiasi nyata pemerintah daerah dalam menunjukkan talenta generasi muda Sultra di bidang seni sekaligus promosi budaya daerah Sultra di kancah nasional.

Meski mendapat panggilan mendadak dan waktu persiapan yang mepet, kesiapan para penari ini didukung penuh oleh berbagai pihak, termasuk Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  Semarak HUT Ke-62 Sultra, Disnakertrans Bakal Hadirkan Job Fair SAMUDRA Peluang bagi Pencari Kerja

Pelatih Tari, Sukrin, mengatakan bahwa timnya dihubungi kurang dari sebulan sebelum hari H pelaksanaan upacara, tapi telah siap.

“Waktu kami sangat mepet. Kami latihan tidak sampai dua minggu,” jelas Sukrin, Senin (11/08/2025).

Untuk mengejar ketertinggalan, para penari berlatih keras dari pukul 8 pagi hingga 8 malam. Tim ini juga mendapat bimbingan langsung dari kurator Istana yang bertolak kembali ke Jakarta pada 12 Agustus 2025.

Sukrin menjelaskan, timnya akan menampilkan Tari Sajomo Ane Posasa, sebuah kreasi baru yang memadukan tari tradisional Wakatobi, Tari Sajomo Ane, dengan semangat persatuan.

“Tari Sajomo Ane ini melambangkan perjuangan dan kegigihan masyarakat Tomia, Wakatobi, sementara Posasa dalam bahasa Wakatobi berarti persatuan,” paparnya.

Sukrin berharap tarian ini dapat menyuarakan semangat persatuan dalam keberagaman suku di Indonesia.

Baca Juga :  Libatkan Nelayan dan Pelaku Usaha, PPS Kendari Sosialisasikan PNBP Pasca Produksi Wujudkan Pelaksanaan PIT

Tim penari, yang sebagian besar berasal dari Wakatobi, juga melibatkan penari dari Sanggar Tari Wanci dan Kendari, sebagai wujud dari semangat persatuan yang mereka usung.

“Kami membawa nama Wakatobi, tetapi kami melibatkan penari dari sanggar lain untuk menunjukkan persatuan. Penarinya sendiri asli dari Wakatobi,” ujar Sukrin.

Ia juga menambahkan bahwa para penari tidak akan beristirahat di Jakarta dan akan terus berjuang agar dapat tampil maksimal.

Tim penari dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 13 Agustus 2025 dan akan langsung mengikuti gladi bersih di Istana pada 14 Agustus 2025.

“Alhamdulillah, Bupati Wakatobi sangat mensupport kegiatan ini, termasuk dukungan dari Kadin Sulawesi Tenggara yang mendukung penuh persiapan kami dan memfasilitasi anak-anak (penari) ke Jakarta untuk tampil menari kolosal di Istana Presiden,” tutup Sukrin.

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!